7 Pasien Positif Covid-19 Sembuh, Tambah 1 Pasien Positif Di Batam

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Muhammad Rudi bersama wakilnya Amsakar Achmad

Batam,Zonakepri-Meskipun jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Batam terus bertambah, ternyata diimbangi dengan jumlah pasien positif yang berhasil sembuh.

Pada hari Kamis 28 Mei 2020 terdapat 7 pasien positif Covid-19 yang berhasil sembuh di Kota Batam, yakni kasus terkonfirmasi positif Nomor 49, 66,70,72,73,75 dan 78.

Sementara itu, ada penambahan 1 pasien positif Covid-19 hasil tracing closes contact dari cluster terkonfirmasi positif nomor. 49 yang sedang dalam perawatan di ruang isolasi rumah sakit swasta di Kota Batam.

Kasus terkonfirmasi positif nomor 110 tersebut yakni PZ laki-laki usia 33 Tahun, swasta, beralamat di kawasan Perumahan Bukit Palem Permai Kelurahan Belian Kecamatan Batam Kota Kota Batam. PZ merupakan jemaat salah
satu gereja di Kota Batam, dan pernah closes contact dengan terkonfirmasi kasus positif nomor. 49 dan pendetanya merupakan terkonfirmasi nomor. 82

Pertemuan PZ dengan nomor kasus 49 dan 82 dalam rangka persiapan ibadah online.

PZ melakukan pemeriksaan Swab yang pertama pada 2 Mei
2020 dengan terkonfirmasi “Negatif”. Namun pada 23 Mei 2020 dilakukan
pemeriksaan swab tenggorokan kedua yang hasilnya diketahui Kamis 28 Mei 2020 dengan hasil terkonfirmasi “Positif”.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Muhammad Rudi dalam rilis Covid-19 di Kota Batam , Kamis 28 Mei 2020 mengatakan kondisi PZ dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya
gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam persiapan untuk dilakukan perawatan
isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSUD Embung Fatimah Kota Batam.

Sesuai dengan hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan terhadap seluruh cluster terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih
mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster yang ada
ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun impor. Hal ini mengingat masih
banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol dan himbauan Pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus penyakit Covid-19.***

Comments (0)
Add Comment