Cuaca Ekstrem, KM Meranti Tenggelam di Perairan Anambas

KM Meranti yang dihantam cuaca ekstrem

Zonakepri.com- Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna melalui Pos SAR Anambas menerima informasi kejadian kapal tenggelam di Perairan Anambas pada Selasa, 7 Oktober 2025

Informasi tersebut diterima dari pemilik kapal, Devi. Kapal yang tenggelam adalah KM. Selat Meranti, sebuah kapal angkut berukuran 34 GT dengan warna hijau yang sedang dalam perjalanan dari Tarempa menuju Kalimantan.

Setelah menerima informasi, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman, langsung berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk melakukan operasi Pencarian dan Pertolongan. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Anambas, Lanal Tarempa, Satpolairud Polres Kep Anambas, Polsek Siantan, HNSI Tarempa, RSUD, BPBD, SROP, dan HNSI Anambas segera bergerak menuju lokasi kejadian, dengan estimasi waktu tempuh 1 jam 30 menit sekitar 23 nm dari Pos SAR Anambas.

Evakuasi Berlangsung Lancar

Setelah melakukan pencarian, tim SAR gabungan berhasil menemukan 5 awak kapal KM. Selat Meranti pada koordinat 2° 59.428’N – 106° 34.403’E yang sebelumnya telah diselamatkan oleh unsur dari Posal Nyamuk beserta Masyarakat Nelayan yang kemudian diintercept dan dievakuasi menggunakan RIB 02 Natuna milik Pos SAR Anambas agar bisa dilakukan penanganan medis lebih cepat kepada pihak RSUD Tarempa.

Seluruh awak kapal KM. Selat Meranti terdiri dari Nahkoda Sobirin (31 tahun), KKM Saparudin (46 tahun), dan Klasis Rizki Kurniawan Putra (26 tahun), Irwanto (39 tahun), dan Mhd. Nafissudin (29 tahun). Hingga akhirnya Tim SAR Gabungan Tiba di Pelabuhan Tarempa sekitar pukul 11.00 wib dengan selamat.

Kerugian

Kapal KM. Selat Meranti diperkirakan mengalami kerugian meliputi 1 buah kapal, 200 fiber ikan, dan 1,5 ton minyak solar.

Himbauan

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman, mengimbau agar seluruh pengguna transportasi laut untuk waspada dan memperhatikan himbauan prediksi cuaca yang telah diberikan oleh BMKG. “Bulan Oktober hingga penghujung tahun menjadi bulan-bulan yang selalu kita waspadai karena kondisi mulai memasuki musim utara dimana hujan dan angin yang kuat sering terjadi,” tegasnya.

Dengan keberhasilan operasi penyelamatan ini, Abdul Rahman mengapresiasi koordinasi dan kolaborasi yang telah terlaksana antara tim SAR gabungan dan stakeholder lainnya. “Kami bersyukur operasi penyelamatan berlangsung lancar dan seluruh unsur yang terlibat kembali dengan selamat,” katanya. (Mhr)

Awak kapal selamatCuaca ekstremDi perairan AnambasKM Meranti tengelam
Comments (0)
Add Comment