FPI Kepri Akan Gelar Aksi Damai Tolak Swastanisasi Kawasan Gurindam 12

Pertemuan FPI Kepri jelang pelaksanaan aksi damai di kantor Gubernur Kepri

Zonakepri.com-Forum Peduli Ibukota (FPI) Kepri akan menggelar aksi damai menolak swastanisasi Kawasan Gurindam 12 Tanjungpinang.

Aksi damai akan digelar di Kantor Pemprov Kepri di Dompak, Rabu 8 Oktober 2025.

Koordinator Utama aksi damai Hajarullah Aswad menyebutkan sejumlah alasan melatarbelakangi aksi damai di pusat Pemerintahan Provinsi Kepri ini.

Menurutnya kebijakan Gubernur Kepri terkait rencana swastanisasi kawasan Gurindam 12 dinilai sangat tidak logis, merugikan dan bertentangan dengan nilai-nilai luhur kearifan lokal di tanah melayu, diantaranya sebagai berikut:

1. Fihak swasta akan membangun gedung tempat jajanan yang mewah, elitis dan modern dengan menjual produk-produk makanan internasional yang branded seperti KFC, McDonald’s, Starbuck dll.

2. Memberikan ruang dan kesempatan kepada para oligarki, korporasi dan konglemerat kapitalis internasional untuk menguasai perekonomian masyarakat kecil dari hulu hingga hilir.

3. Kontrak kawasan G 12 kepada swasta selama 30 tahun dapat menghilangkan potensi PAD yang cukup besar.

4. Dapat menimbulkan dampak negatif terhadap penghasilan para UMKM.

5. Pembangunan kawasan G 12 cukup dilakukan oleh Pemprov Kepri dan Pemkot Tanjungpinang melalui APBD karena anggaran pembangunannya relatif kecil.

6. Bertentangan dengan visi misi Gubernur sendiri pada saat Pilgub yang lalu. Ingin memajukan dan membesarkan ekonomi kerakyatan (UMKM).

7. Kita menghendaki Kawasan Gurindam 12 dapat dibangun oleh Pemprov Kepri dan Pemkot Tanjungpinang sebagai land mark Provinsi yang modern, hijau, bersih, pusat budaya, pusat kuliner asli anak negeri dan tempat wisata yang holistik.

“Langkah yang diambil FPI Kepri merupakan wujud kepedulian, rasa memiliki dan rasa tanggung jawab terhadap kemajuan dan masa depan Ibukota Provinsi Kepulauan Riau Kota Tanjungpinang,”sebutnya 7 Oktober 2025. (Rul)

 

8 Oktober 2025Akan gelar aksi damaiBesokDi kantor gubernur kepriFPI KepriTolak swastanisasi kawasan gurindam 12
Comments (0)
Add Comment