Batam,Zonakepri-Seorang ibu muda yang berusia 31 tahun sedang hamil dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dan menempati kasus terkonfirmasi positif Nomor. 272 di Kota Batam.
Ibu muda dengan inisial
Ny.HMBrS tersebut bekerja sebagai karyawan Bank BUMN di Kawasan Industri Muka Kuning, beralamat di kawasan perumahan New Tiban Housing Kelurahan Tiban Baru Kecamatan Sekupang Kota Batam.
Pasien ini, pada 15 Juli 2020 datang memeriksakan kandungannya di RSIA Frisdhy Angel dengan keluhan sudah sejak seminggu merasakan sedikit demam yang disertai mual dan tidak ada selera makan tanpa adanya
keluhan pada kandungannya.
Selanjutnya oleh dokter kandungan dilakukan pemeriksaan RDT
dengan hasil “IgG Reaktif”. Guna penanganan lebih lanjut yang bersangkutan dirujuk ke RSBP Batam, dimana oleh dokter spesialis paru RSBP diedukasi untuk menjalani isolasi mandiri di
rumahnya dan selanjutya pada tanggal 18 Juli 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorokan dengan hasil diperoleh Terkonfirmasi Positif.
Walikota Batam Muhammad Rudi dalam rilis penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam pada 22 Juli 2020 memaparkan ada penambahan 4 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini yang seluruhnya perempuan. Yakni Ny HMBRs, By FH, Ny FK dan Ny A. Masing masing menempati kasus nomor 272,273,274 dan 275.
Dijabarkan Muhammad Rudi, penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 atas nama Ny.FH usia 40 tahun, Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat sementara di kawasan perumahan Persero Tanjung Sengkuang Kelurahan Tanjung Sengkuang
Kecamatan Batu Ampar Kota Kota Batam.
Pasien ini bersama kedua anak kembarnya pada 17 Juli 2020 memeriksakan diri ke klinik Husada Tama Batam untuk melakukan pemeriksaan
RDT secara mandiri guna keperluan memenuhi persyaratan penerbangan dengan hasil reaktif. Mengingat hasil RDT tersebut pihak klinik kemudian menyerahkan pemantauan dan
penanganan selanjutnya ke Puskesmas Tanjung Sengkuang sesuai dengan alamat/domisili
tempat tinggalnya dan diedukasi untuk melaksanakan karatina mandiri/self quarantine di rumah.
Pada keesokan pagi harinya yang bersangkutan pergi berobat ke IGD RS Elisabeth
Batam Kota karena memiliki keluhan badannya terasa demam yang disertai pilek dan diketahui memiliki riwayat penyakit asma. Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh dokter maka
kepada yang bersangkutan akhirnya ditegakkan Diagnosa “Suspect Covid-19 + Pneumonia”
dan harus menjalani rawat inap di ruang isolasi rumah sakit tersebut.
Selanjutnya dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diperoleh pada hari ini
dengan Terkonfirmasi Positif.
Dan dirawat di ruang perawatan isolasi/karantina Cendana RS Elisabeth Batam Kota Kota
Batam Batam.
Berikutnya Ny.FK usia 56 tahun, Guru, beralamat sementara di kawasan perumahan Gardan Raya Kelurahan Belian Kecamatan Batam Kota Kota Batam, kasus baru Covid-19 Nomor. 274 Kota Batam.
Pasien ini warga
Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah dan sudah sejak dua bulan yang lalu tinggal di tempat anaknya guna mendampingi anaknya tersebut saat melahirkan.
Sehubungan rencana
kepulangannya ke Kota Semarang memeriksakan
diri ke RS Bhayangkara Batam untuk melakukan pemeriksaan RDT secara mandiri guna
keperluan memenuhi persyaratan penerbangan dengan hasil “reaktif” , kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan Swab Tenggorokan.
Selanjutnya pada 22 Juli 2020 diperoleh hasil pemeriksaan dari BTKL Batam dengan Terkonfirmasi positif
dan dirawat di RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.
Ny.A usia 39 tahun, Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat di
kawasan pasar Angkasa Lubuk Baja Kelurahan Lubuk Baja Kota Kecamatan Lubuk Baja Kota
Batam. Kasus baru Covid-19 Nomor. 275 Kota Batam.
Pada 14 Juli 2020, pasien ini datang berobat ke IGD RS Budi Kemuliaan Batam dengan Keluhan demam
dan memiliki riwayat hipertensi tak terkontrol sejak setahun yang lalu yang hanya diatasi dengan
menggunakan obat herbal. Setelah diperiksa dan diedukasi menolak untuk dirawat.
Pada 19 Juli 2020, pasien kembali datang ke IGD RS Budi Kemuliaan Batam dengan keluhan badannya sejak tiga hari yang lalu terasa lemas, yang disertai mual dan
muntah serta nafasnya terasa sesak bila beraktifitas.
Selanjutnya oleh dokter dilakukan pemeriksaan secara Intensif disertai pemeriksaan RDT dengan perolehan hasil “IgG Reaktif” dan menjalani rawat inap dan isolasi
di ruang Cendana Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam.
Pada 20 Juli 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorokan dengan hasil Terkonfirmasi Positif.
Selain penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 terdapat 3 pasien Covid-19 yang sembuh yakni nomor kasus 252,253 dan 254. (red)