Pelajar yang menggendong tas ransel di punggung bernama PB usia 9 tahun dibonceng ibunya bernama ibu Lilis Suryani yang tinggal di Jalan Sutan Mahmud Gang Swadaya RT 2 RT 03 Tanjung Unggat. Sekitar pukul 05.00 WIb ibu Lilis Suryani bersama 2 orang anaknya berangkat dari rumah untuk berjualan kue.
Ketika sampai di simpang anggrek merah terlihat jalanan banjir dan ibu Lilis mamutar arah motor yang dikendarai bersama kedua anaknya satu perempuan didepan dan satu anak laki laki PB dibonceng belakang jok motor.
Pada saat memutar arah hendak berbalik ternyata motor terpeleset dan jatuh mengakibatkan ibu Lilis dan kedua anaknya jatuh.
Melihat ada ibu bersama kedua anaknya jatuh, ada warga yang menyaksikan dan berusaha menolong. Ibu Emi berusaha manarik Adi stapi tak berhasil. Tak patah semangat, Ibu Emi menarik kaki Ibu Lilis yang membawa anak perempuannya. Dan berhasil mengangkat Ibu Lilis. Namun Adi Putra korban tak bisa dibantu karena korban hanyut terbawa arus banjir masuk kedalam parit.
Komandan regu 4 pemadam kebakaran Kota Tanjungpinang Mega Mengatakan, saat ada laporan warga, pihaknya langsung turun ke lokasi. melihat ada tas ransel yang nempel di palang parit. Ketika ditarik ternyata Adi Putra korban yang menggendong tas ransel yang dipakai untuk ke sekolah.
“Pukul 0700 WIB korban di temukan dalam keadaan sudah meninggal kemudian di bawa ke RSUD,”sebutnya.(hen)