Proyek Jogging Track Gurindam 12 Tahap Finishing, Akan Dilanjutkan di TA 2026

Zonakepri.com – Pembangunan tahap pertama penataan kawasan Gurindam 12 akan segera selesai pada bulan November 2025 ini. Proyek yang memakan anggaran hingga Rp. 4 Miliar ini akan segera rampung.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Penataan Kawasan Gurindam 12 Lanjutan Mufti Saily, menjelaskan bahwa pengerjaan fase awal yang dimulai pada 1 Juli 2025 telah sesuai kalender kerja dan akan tuntas 27 November 2025, lalu memasuki tahap pembersihan belum dapat digunakan masyarakat.

Mufti mengungkapkan bahwa tahap pertama mencakup pembangunan pedestrian beton di bagian atas kawasan. Meskipun bukan jogging track murni, struktur beton tersebut dapat difungsikan sebagai lintasan jalan kaki maupun lari.

“Lebarnya sekitar 3 sampai 4 meter, lengkap dengan pot bunga, area penghijauan, dan tempat duduk,” ujarnya saat ditemui, Jumat (21/11/2025).

Selain jalur pedestrian, pengerjaan juga menyasar podium sunset, titik favorit pengunjung untuk menikmati matahari terbenam. Dari empat titik yang sudah ada saat ini, ke depan jumlahnya dapat berkembang menjadi hingga 10 titik.

“Sekarang finishing tinggal pembersihan dan penyelesaian tangga podium sunset di ujung serta satu titik tangga tambahan,” jelas Mufti.

Untuk penerangan, tahap awal hanya akan memasang lima titik lampu, menyerupai konsep lampu di kawasan Manggar. Tahun berikutnya, jumlah lampu akan ditambah guna menciptakan kawasan pejalan kaki yang lebih terang dan aman pada malam hari.

Pekerjaan tahap pertama ini menghabiskan anggaran sekitar Rp4 miliar, dimulai dari area Tugu Sirih hingga mendekati area parkir pos Satpol PP, namun belum mencapai kawasan Dekranasda.

Tahap lanjutan disebutkan sudah direncanakan oleh Pemprov Kepri. Namun, kepastian nominal anggaran masih menunggu kekuatan fiskal tahun depan.

Jika disetujui, tahap kedua akan memperpanjang jalur hingga ujung kawasan. Akan tetapi, mengenai anggaran pihaknya belum bisa memastikan dan menunggu kekuatan anggaran pada tahun 2026 nantinya.

“Pak Gubernur menargetkan proyek ini bisa dituntaskan. Tapi kembali lagi, kita menunggu kekuatan anggarannya,” kata Mufti.

Mufti menegaskan bahwa jalur pedestrian di atas tidak boleh dilewati kendaraan dan area berjualan. Area bawah pun disiapkan menjadi ruang santai bagi masyarakat untuk menikmati suasana sore hari, khususnya di sekitar titik-titik podium sunset.

“Kita pastinya atur jangan sampai semerawut di wilayah itu,” jelasnya.

Pada penataan berikutnya, kawasan Gurindam 12 akan dibagi dalam beberapa zona 1A, 1B, 2A, 2B, 2C. Pedagang yang selama ini berjualan di tepi jalur akan dipindahkan ke Zona 2A, tepatnya di area Tunjuk Langit, atau yang kerap disebut area tanah merah.

“Sudah ada kesepakatan antara Pak Gubernur dan para pedagang. Tahun depan mereka ditempatkan di sana agar lebih layak. Selama ini gerobak kurang rapi dan mengganggu aktivitas olahraga pagi,” pungkasnya.(Ki)

Editor : Andri

Akan dilanjutkan TA 2026Di Tepi Laut TanjungpinangPembangunan Joging TrackTahap finishing
Comments (0)
Add Comment