Tanjungpinang, Zonakepri-Aksi unjuk rasa ratusan pencari suaka di depan Kantor UNHCR dengan mendirikan tenda menuai aksi warga sekitar.
Pendirian tenda pencari suaka tersebut membuat warga marah dan tidak membiarkan pencari suaka berada disitu. Pasalnya, dampak aksi unjuk rasa dengan mendirikan tenda tersebut membuat persediaan air di mesjid sering habis, selain itu akses jalan menuju masjid juga terhalang oleh aksi unjuk rasa pencari suaka ini.
Bahkan warga sekitar juga membawa poster bertuliskan “Kegiatan Aksi Demo Telah Mengotori Lingkungan dan Masjid Kami”. Selanjutnya beberapa warga berusaha membongkar paksa tenda pencari suaka.
Akibat dari aksi penolakan warga terhadap aksi unjuk rasa dengan mendirikan tenda di depan Kantor UNHCR di Jalan Peralatan Tanjungpinang tersebut, maka terjadi aksi dorong antara pencari suaka dengan sejumlah warga.
Namun akhirnya, aksi dorong tersebut dapat ditangani oleh personel Polresta Tanjungpinang yang menjaga aksi unjuk rasa pencari suaka.
Sementara itu, pantauan di lapangan hingga Senin malam 19 September 2022 sekitar pukul 21.00Wib terlihat tenda pencari suaka masih berada di depan Kantor UNHCR. Namun, ada informasi dari sejumlah personel keamanan yang menjaga lokasi unjuk rasa akan membubarkan aksi unjuk rasa malam ini. (red)