Curah Hujan Rendah, BMKG: Karhutla di Bintan Meningkat 

Zonakepri.com – Minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir memicu meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kepulauan Riau, khususnya di Kabupaten Bintan.

Kepala BMKG Bandara RHF Tanjungpinang, Ahmad Kosasih, mengungkapkan bahwa berdasarkan pemantauan selama satu pekan terakhir, terdapat sejumlah titik kebakaran yang terdeteksi, dengan sebaran terbanyak berada di wilayah Bintan.

“Dalam satu pekan terakhir, kami mencatat beberapa kejadian karhutla, terutama di wilayah Bintan Utara, Gunung Kijang, dan Seri Kuala Lobam pada 12 Maret,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan, puncak kejadian terjadi pada 14 Maret 2026 dengan total sekitar 19 titik panas (hotspot) di Kabupaten Bintan.

Dari jumlah tersebut, wilayah Gunung Kijang menjadi daerah dengan titik terbanyak, yakni mencapai 13 hotspot.

Selain itu, kebakaran juga sempat terpantau di wilayah Mantang pada 15 Maret dengan tiga titik kejadian.

Sementara itu, untuk Kota Tanjungpinang sendiri tidak ditemukan adanya indikasi kebakaran hutan dan lahan selama periode pemantauan tersebut.

Ahmad menyebutkan, pemantauan dilakukan menggunakan satelit Terra dan Aqua yang kemudian dianalisis dengan metode khusus untuk memastikan tingkat potensi kebakaran.

Menurutnya, secara umum Pulau Bintan saat ini berada dalam kategori potensi kebakaran yang sangat tinggi. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh lamanya hari tanpa hujan yang menyebabkan lahan menjadi kering.

“Ketika kondisi lahan kering dan ditambah aktivitas pembakaran oleh masyarakat, misalnya untuk membuka lahan pertanian, api akan sulit dikendalikan. Apalagi jika disertai angin yang cukup kencang,” jelasnya.

Tak hanya Pulau Bintan, beberapa wilayah lain seperti Natuna, Anambas, Batam, serta sebagian Lingga juga masuk dalam kategori risiko tinggi yang ditandai dengan zona merah.

“Sementara itu, wilayah Karimun dan sebagian Lingga bagian selatan masih berada pada kategori lebih rendah atau zona hijau,” pungkasnya.(Ki)

BMKG Bandara RHF TanjungpinangCurah hujan rendahKarhutla meningkat di BintanPrakiraan cuaca
Comments (0)
Add Comment