Bertahannya puluhan hektar sawah tersebut,berkat rekayasa pertanian yang dikembangkan pemerintah Kabupaten Lingga bersama masyarakat setempat.
Salah seorang petani menyebutkan, Lahan seluas 135 hektar yang dikembangkan untuk sektor pertanian padi di Desa Panggak Darat Kabupaten Lingga,ditanami 3 jenis tanaman padi diantaranya,padi Gogo, padi IPB 3s dan padi Sentani.
Dirinya berharap,pemerintah daerah bisa menyiapkan sistem Irigasi yang lebih baik agar kedepannya hasil panen mereka lebih maksimal.
“Kalau pupuk setiap tahunya kita dapat subsidi dari pemerintah hanya sistem irigasi saja yang kurang,karena tanaman padi yang kita tanam kalau musim panas kekurangan air”,jelasnya.
Menurut Kepala desa Panggak Darat, Zulmafrizal mengatakan,sektor pertanian padi baru dikembangkan setahun terakhir.
“Meski musim kemarau panjang tanaman padi milik petani masih bisa tumbuh subur dan siap panen bulan Oktober mendatang”,ungkapnya.
“Kedepannya saya optimis,hasil padi di Kabupaten Lingga ini,dapat menopang kebutuhan beras dan akan menjadikan Kabupaten Lingga sebagai lumbung padi di Kepulauan Riau”,sebutnya.(red)