Zonakepri.com-Madu yang dihasilkan lebah sering dimanfaatkan masyarakat sebagai obat maupun menambah cita rasa makanan, minuman bahkan kecantikan.
Biasanya, masyarakat mengkonsumsi madu dicampur dengan jamu tradisional untuk menambah kebugaran badan. Namun, untuk mendapatkan madu murni atau madu asli tentu tidak semudah membeli di toko ataupun supermarket. Melainkan hanya pada pembudidaya lebah yang memang menghasilkan madu asli.
Salah satu pembudidaya lebah madu yakni Bu Zaini dan Mahmudin yang sudah mengelola usaha budidaya lebah untuk diambil madunya selama 10 tahun di Desa Seri Kuala Lobam (SKL) Kabupaten Bintan.
Usaha madu Kelulut ini tergabung dalam Kelompok usaha bersama (Kube) Melati Kuala Sempang Desa Seri Kuala Lobam (SKL) Kabupaten Bintan.
“Budidaya lebah untuk menghasilkan madu kelulut tidak seperti usaha ternak lain. Kalau piara ayam, sapi, kambing tentu mencari pakan untuk hewan piaraan. Namun budidaya lebah untuk menghasilkan madu Kelulut ini, tidak perlu memberi pakan karena akan lebah mencari sendiri makanannya, berupa sari bunga yang disukai,”sebut Mahmudin ditemui kediaman, Jumat 3 April 2026.
Ada sekitar 50 kotak berisi kumpulan lebah yang disebut masyarakat Jawa dengan lebah Lanceng.” Lokasi budidaya lebah Lanceng ada di halaman depan rumah dan halaman belakang rumah. Setiap tiga bulan sekali, panen madu Kelulut,”sebutnya.
Menurutnya, jumlah lebah dari usaha budidaya lebah dari tahun ke tahun jumlahnya bertambah. Karena lebah akan terus berkembang biak dengan cara bertelur,”sebutnya.
Dalam sekali panen, Mahmudin mengaku bisa meraih penghasilan cukup lumayan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. “Baru baru ini bisa terjual sekitar 3 juta,”ungkapnya.
Pemasaran madu Kelulut asli ini selain masyarakat sekitar juga telah merambah ke Kota Tanjungpinang. Mengingat usaha madu Kelulut yang dikelola sekitar 10 tahun ini telah mengantongi sertifikat halal.
Untuk menyedot madu dari kantong kantong madu di kotak yang dikerumuni lebah, Mahmudin tidak menggunakan peralatan khusus atau baju khusus untuk menutup seluruh badan. Bahkan Mahmudin hanya mengenakan kaos dengan celana pendek pun bisa membuka kotak berisi lebah untuk menyedot madu dari kantong-kantong madu.
Kantong madu yang belum terbuka, dibuka dengan cara ditusuk dan dibuka bagian ujungnya selanjutnya dimasukkan pipa berdiamater kecil. Pipa dialirkan ke botol yang berada di bawah kotak lebah, menggunakan mesin pompa yang biasa digunakan masyarakat di aquarium untuk mengalirkan udara. “Untuk menyedot madu dari kantong madu butuh waktu cukup lama, mengingat kantong kantong madu lebah berukuran cukup kecil. (rul)