Kepulauan Riau

Pemprov Kepri Matangkan KURMA 2026 sebagai Pusat Layanan dan Syiar Keagamaan

×

Pemprov Kepri Matangkan KURMA 2026 sebagai Pusat Layanan dan Syiar Keagamaan

Sebarkan artikel ini
Pj.Sekdaprov Kepri Luki Zaiman Prawira (F-Yuki Vegoiesta)

Zonakepri.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tengah mempersiapkan pelaksanaan Kepulauan Riau Ramadhan Fair (KURMA) 2026.

Kegiatan tahunan ini disusun sebagai ruang kolaboratif yang memadukan pelayanan publik dengan kegiatan religius serta penguatan ekonomi masyarakat selama Ramadhan.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kepri, Luki Zaiman Prawira, menyampaikan bahwa Pemprov Kepri telah menjalin komunikasi dan koordinasi dengan berbagai instansi vertikal guna memastikan kelancaran agenda tersebut.

Sejumlah lembaga yang dilibatkan di antaranya Kementerian Agama, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta Direktorat Jenderal Imigrasi.

Menurutnya, dukungan dari berbagai lembaga tersebut akan diwujudkan melalui pembukaan layanan langsung kepada masyarakat selama kegiatan KURMA berlangsung.

“Dengan demikian, warga dapat memanfaatkan momentum Ramadhan untuk mengakses beragam layanan secara terpadu di satu lokasi,” sebutnya, Kamis (19/2/2026).

Rangkaian KURMA 2026 akan diawali dengan pelaksanaan Bazar Ramadhan yang dijadwalkan mulai 20 Februari hingga 14 Maret 2026.

“Adapun puncak kegiatan akan digelar pada 2 sampai 8 Maret 2026 di kawasan Gurindam 12, Kota Tanjungpinang,” tambahnya.

Luki menegaskan, KURMA bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan upaya konkret untuk mengintegrasikan berbagai bentuk pelayanan yang menyentuh kebutuhan masyarakat luas. Selain menghadirkan layanan instansi vertikal, kegiatan ini juga diarahkan untuk menggerakkan roda perekonomian lokal.

Berbagai aktivitas ekonomi akan dihadirkan, termasuk pasar murah yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sehingga daya beli tetap terjaga selama Ramadan.

Langkah ini dinilai penting mengingat biasanya terjadi peningkatan kebutuhan menjelang dan selama bulan puasa.

Tak hanya itu, KURMA 2026 juga akan diramaikan dengan sejumlah kegiatan bernuansa Islami dan edukatif. Masyarakat dapat mengikuti lomba azan, marawis, dai cilik, serta beragam perlombaan lainnya yang melibatkan berbagai kalangan.

Agenda tersebut diharapkan menjadi sarana pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

“Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemerintah Provinsi Kepri berharap KURMA 2026 dapat menjadi ajang yang memberi dampak nyata, baik dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan syiar Ramadan, maupun dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah,” pungkasnya. (Ki)