Tanjungpinang

Apel HAN 2026 di SMPN 7, Dirjen PAUD Dikdasmen: Perkuat Komitmen Penuhi Hak dan Lindungi Anak 

×

Apel HAN 2026 di SMPN 7, Dirjen PAUD Dikdasmen: Perkuat Komitmen Penuhi Hak dan Lindungi Anak 

Sebarkan artikel ini
Apel peringatan HAN 2026 dipimpin Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal/Informal (Dirjen PAUD Dikdasmen), Gogot Suharwoto di SMPN 7 Tanjungpinang (F-Diskominfo)

Zonakepri.com– Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026, SMP Negeri 7 Tanjungpinang menggelar apel peringatan pada Kamis (23/7/2026).

Peringatan tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan anak guna menciptakan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Apel dipimpin oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal/Informal (Dirjen PAUD Dikdasmen), Gogot Suharwoto. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kepulauan Riau, Warsita, kepala sekolah, para guru, serta diikuti seluruh peserta didik SMP Negeri 7 Tanjungpinang.

Dalam kesempatan itu, Gogot Suharwoto membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia pada peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.”

Melalui sambutan tersebut disampaikan bahwa Hari Anak Nasional merupakan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak serta memberikan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, perundungan, maupun ancaman di ruang digital.

Anak dipandang sebagai subjek pembangunan yang berhak didengar pendapatnya dan dilibatkan sesuai usia serta tingkat kematangannya.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi juga menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi keluarga, satuan pendidikan, pemerintah, dunia usaha, media, organisasi masyarakat, hingga anak-anak itu sendiri. Semangat tersebut diwujudkan melalui Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas #RANA) dan kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) sebagai gerakan kolektif untuk menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang terus berkomitmen mewujudkan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah anak sebagai bagian dari upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Menurutnya, komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan peran satuan pendidikan serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026, diharapkan semakin tumbuh kesadaran seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melindungi anak, memenuhi hak-haknya, serta membangun generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (Ls/Dinas Kominfo)