Zonakepri.com – Suasana Halaman Masjid Mina di Lanud Raden Sadjad, Kabupaten Natuna, tampak berbeda pada Rabu (4/3/2026).
Di tengah kesejukan pagi wilayah perbatasan, para prajurit berkumpul bukan untuk latihan fisik atau apel rutin, melainkan untuk menguatkan pemahaman tentang aturan, etika, dan tanggung jawab moral sebagai abdi negara.
Kepala Hukum Lanud RSA, Ps. Kapten Kum Deni Susilowanto, S.H., hadir memberikan ceramah hukum yang menitikberatkan pada pencegahan tindak asusila di lingkungan Keluarga Besar TNI serta penjelasan tentang perilaku menyimpang yang dilarang dalam ketentuan hukum militer.
Kegiatan ini bukan sekadar penyampaian materi, tetapi menjadi ruang refleksi bersama. Prajurit diingatkan bahwa menjaga sikap, kehormatan, dan etika bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, melainkan tentang menjaga nama baik keluarga, satuan, dan institusi.
Dalam penyampaiannya, Kepala Hukum menegaskan bahwa setiap pelanggaran memiliki konsekuensi yang tidak ringan baik terhadap karier maupun terhadap citra satuan. Terlebih lagi, sebagai prajurit yang bertugas di wilayah strategis perbatasan seperti Natuna, keteladanan menjadi bagian tak terpisahkan dari pengabdian.
“Disiplin dan moralitas adalah fondasi utama prajurit,” tekannya di hadapan peserta ceramah.
Kegiatan berlangsung tertib dan penuh perhatian. Melalui pembinaan hukum yang rutin dan humanis seperti ini, Lanud RSA berupaya membangun lingkungan satuan yang sehat, profesional, dan berintegritas—sekaligus memastikan setiap prajurit memahami batasan hukum serta tanggung jawabnya sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negeri. (Zubadri)






