Natuna

Jamin Distribusi Logistik, Cen Sui Lan Bahas Tol Laut Natuna Bersama Kemenhub dan Pelni

×

Jamin Distribusi Logistik, Cen Sui Lan Bahas Tol Laut Natuna Bersama Kemenhub dan Pelni

Sebarkan artikel ini
Bupati Natuna Cen Sui Lan

Zonakepri.com-Bupati Natuna, Cen Sui Lan melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan untuk membahas keberlangsungan program Tol Laut yang memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran arus logistik ke wilayah perbatasan.

Bupati Cen Sui Lan menyampaikan bahwa perjalanan terakhir kapal Tol Laut tahun 2025 dijadwalkan pada 26 Oktober 2025. “Pelayaran baru akan kembali beroperasi pada awal Januari tahun 2026,”sebutnya, 27 Oktober 2025.

Dampaknya, terdapat potensi kekosongan layanan selama beberapa minggu. Kondisi ini dapat berdampak pada stabilitas ekonomi masyarakat di wilayah Natuna.

Bupati Natuna juga menerima masukan dari Komandan Kodim 0318/Natuna, Kolonel Inf. Ruruh Sejati, menyampaikan kekhawatiran terkait potensi terganggunya pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih yang saat ini dilaksanakan oleh TNI. Hambatan distribusi material dan komoditas akibat terhentinya layanan Tol Laut serta jadwal dok kapal diperkirakan dapat mengganggu kelancaran proyek tersebut.

Selain itu, penghentian sementara layanan Tol Laut juga dikhawatirkan dapat mengganggu kelancaran distribusi logistik untuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Dimana program ini sangat bergantung pada keberlanjutan jalur distribusi laut untuk pengiriman bahan pangan. Jika distribusi terhambat, dikhawatirkan pasokan bahan makanan ke sekolah-sekolah dan pos layanan masyarakat akan menurun, sehingga pelaksanaan program MBG menjadi tidak optimal.

Antisipasi kekosongan layanan distribusi logistik di Natuna, maka Ditjen Hubla menyampaikan akan segera memperpanjang adendum perpanjangan kontrak Tol Laut hingga 31 Desember 2025. Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka menengah untuk memastikan distribusi logistik tetap berjalan lancar.

Koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Natuna, Ditjen Hubla, dan instansi terkait diharapkan dapat menghasilkan kebijakan operasional yang tepat dan berkelanjutan. Dengan adanya sinergi lintas lembaga, program Tol Laut diharapkan dapat terus beroperasi tanpa jeda signifikan, menjaga rantai pasok kebutuhan masyarakat, serta mendukung pembangunan nasional di wilayah perbatasan Kabupaten Natuna.(Prokopim/Zub)