Zonakepri.com – Personel Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna melaksanakan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan di Hanggar Timur Lanud RSA, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (28/11/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kesamaptaan jasmani yang bertujuan membangun kebiasaan hidup sehat di kalangan prajurit.
Pemeriksaan tersebut diawasi langsung oleh Kepala Dinas Personel Lanud RSA, Letkol Adm Yuli Afrizan, S.Sos., untuk memastikan seluruh personel menjalani prosedur pemeriksaan fisik secara tertib dan sesuai aturan.
Letkol Yuli menegaskan bahwa tubuh yang sehat dan bugar merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kedinasan. “Pembinaan fisik ini bukan hanya soal postur, tetapi tentang membangun kebiasaan hidup sehat agar setiap prajurit memiliki stamina dan mental yang prima,” ujarnya.
Pemeriksaan berat dan tinggi badan dilakukan guna memantau kesiapan jasmani, terutama bagi personel yang akan mengikuti pendidikan, penugasan, kenaikan pangkat, maupun assessment test.
Bagi personel yang terindikasi mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, Lanud RSA menerapkan program pembinaan fisik terukur melalui latihan aerobik dan penguatan otot. Latihan lari aerobik dilakukan setiap Selasa sejauh 5 kilometer, dengan tahapan pemanasan, lari ringan, lari maksimal, hingga pendinginan. Pada Jumat, personel menjalani latihan lari 5 hingga 7 kilometer yang dilanjutkan latihan beban seperti pull up, sit up, dan push up.
“Program ini bertujuan memberi pendampingan dan membentuk rutinitas sehat, bukan memaksa. Setiap prajurit memiliki kemampuan berbeda dan kami bantu sesuai kondisinya,” tambah Letkol Yuli.
Bagi prajurit yang belum mampu mengikuti program utama, satuan menyediakan kelompok latihan khusus dengan pola latihan yang disesuaikan kemampuan fisik masing-masing.
Tes kesamaptaan jasmani juga dilakukan secara berkala sebagai dasar evaluasi. Personel dengan hasil di bawah standar wajib menjalani pembinaan minimal tiga bulan sebelum dapat diusulkan untuk kenaikan pangkat. (Zubadri)








