Tanjungpinang

Pameran Temporer Di Museum SSBA Tanjungpinang

×

Pameran Temporer Di Museum SSBA Tanjungpinang

Sebarkan artikel ini

Tanjungpinang,Zonakepri – Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah (SSBA) Kota Tanjungpinang menggelar  Pameran Temporer yang menampilkan berbagai benda koleksi peninggalan dan penemuan masa lampau. Kegiatan dilaksanakan di Museum SSBA Jl. Ketapang Tanjungpinang mulai tanggal 28 hingga 31 Oktober 2019.

Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd mengapresiasi Pameran Temporer yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang yang bekerja sama dengan Museum Nasional serta berbagai Museum di Kepri dan beberapa daerah lainnya.

“Melalui pameran temporer diharapkan memberi pemahaman bagi masyarakat luas dan  hal-hal yang sudah dilupakan dengan pameran ini mengingatkan  kembali situs-situs sejarah, barang-barang peninggalan masa lampau. Sehinga pameran ini membekas di hati para pengunjung,” ujar Syahrul.

Pameran temporer juga menampilkan replika Cogan yang merupakan barang sangat bersejarah. “Cogan itu ialah hasil duplikat atau replika meskipun bukan asli, namun Cogan yang ditampilkan ini tetap memiliki nilai sejarah kuat dengan Melayu, karena Cogan atau biasa disebut Sirih besar ini merupakan bagian dari regalia atau tanda kerajaan yang berperan penting dan menjadi simbol bagi kerajaan Riau Lingga, Johor dan Pahang dijaman dahulu,” jelas Ayah Syahrul.

Diharapkan juga melalui kegiatan ini, dapat meningkatkan minat kunjungan masyarakat ke museum. Termasuk peserta didik berminat belajar sejarah sehingga memiliki rasa bangga dan cinta kepada daerah serta tanah air.

“Selama ini kunjungan peserta didik ke museum cukup tinggi dan Alhamdulillah Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah ini menjadi kategori B, maka dari itu mari sama-sama kita ramaikan Museum kebanggaan kita ini, dan diharapkan melalui pameran temporer ini dapat menjadi ajang kunjungan masyarakat umum untuk datang ke museum,” tutup Syahrul.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Drs. Surjadi, MT mengatakan tema yang diangkat yaitu Kejayaan Bahari Nusantara, dan tentunya juga bekerja sama dengan Museum Nasional Jakarta, Balai arkeologi Medan, Balai Pelestarian Cagar Budaya Batu sangkar, Balai Pelestarian Nilai Budaya Tanjungpinang, Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau, Museum Sri Serindit Natuna dan Museum Bahari Bintan.

Surjadi juga berharap kepada seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang agar dapat memanfaatkan momen langka ini. “Mari bersama-sama kita datang ke Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah Tanjungpinang untuk melihat secara langsung koleksi-koleksi yang ada di museum SSBA ini,” ujar Surjadi. (rls)