Zonakepri.com- Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) akan mendistribusikan sekitar 7000 paket sembako bagi masyarakat Kepri yang ada di kabupaten kota.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri, Mahadi Rahman menyebutkan program Bantuan Sosial (Bansos) berupa paket sembako tetap akan disalurkan kepada masyarakat pada tahun 2026, meskipun pemerintah daerah sedang menjalankan kebijakan penghematan anggaran.
Kebijakan ini menunjukkan komitmen Pemprov Kepri untuk terus hadir mendampingi masyarakat di tengah keterbatasan keuangan daerah.
Penyaluran bantuan tetap dilaksanakan, walaupun jumlah paket sembako mengalami penyesuaian jika dibandingkan dengan tahun 2025.
Pada tahun sebelumnya, Pemprov Kepri menyalurkan sebanyak 10.000 paket sembako. Sementara untuk tahun 2026, jumlah tersebut disesuaikan menjadi 7.000 paket.
“Kita tetap menyiapkan 7.000 paket sembako yang akan disalurkan secara bertahap kepada masyarakat,” kata Mahadi, 26 Januari 2026.
Menurutnya, pengurangan jumlah bantuan merupakan bagian dari penyesuaian anggaran daerah.
Kendati demikian, pemerintah berupaya agar bantuan yang tersedia dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan tepat sasaran.
Selain bantuan sembako, Pemprov Kepri juga melanjutkan penyaluran bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).
Program ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat dengan mendorong aktivitas usaha kecil agar mampu berkembang dan berkelanjutan.
Mahadi menjelaskan bahwa seluruh bantuan sosial tersebut direncanakan akan disalurkan secara bertahap pada triwulan kedua dan ketiga tahun 2026.
Saat ini, proses pendataan penerima bantuan masih berlangsung di tingkat kabupaten dan kota.
“Harapannya, pertengahan tahun ini penyaluran sudah bisa dilakukan di beberapa daerah, karena saat ini masih dalam tahap pendataan,” ujarnya.
Berdasarkan data awal, Kota Tanjungpinang diperkirakan akan menerima alokasi sekitar 200 paket sembako. Jumlah ini menurun dibandingkan alokasi sebelumnya yang mencapai 1.350 paket.
Penyesuaian tersebut dilakukan sebagai upaya pemerataan bantuan di seluruh wilayah Kepulauan Riau.
Adapun daerah yang menjadi sasaran penyaluran bantuan sosial tahun 2026 meliputi Kabupaten Lingga, Kota Batam, Kabupaten Karimun, Kabupaten Bintan, serta Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kepri berharap program bantuan ini tetap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga ketahanan sosial di tengah kondisi ekonomi yang menantang,” pungkasnya.(Ki)












