Kepulauan Riau

Pemprov Kepri -Taspen Group Tandatangani PKS Penyelenggaraan Asuransi Bagi ASN

×

Pemprov Kepri -Taspen Group Tandatangani PKS Penyelenggaraan Asuransi Bagi ASN

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Jajaran TASPEN Group menunjukkan naskah kerjasama penyelenggaraan produk asuransi bagi ASN di Aula Wan Seri Beni, Tanjungpinang, Kamis (10/9/2026). Harun/Diskominfo Kepri)

Zonakepri.com-Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama TASPEN Group memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan dan jaminan kesejahteraan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama tentang penyelenggaraan produk asuransi bagi ASN.

Penandatanganan kerja sama tersebut disejalankan dengan pembukaan Taspen Safety Day 2026 yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Kepri H Ansar Ahmad, didampingi Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura dan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni, serta jajaran TASPEN Group.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan instrumen perlindungan dan kesiapan finansial bagi ASN, tidak hanya selama menjalankan tugas, tetapi juga dalam mempersiapkan kehidupan setelah memasuki masa purna tugas.

Gubernur Ansar mengatakan, ASN merupakan bagian penting dalam memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik berjalan dengan baik. Karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan, keamanan, masa depan, dan keluarga ASN harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan profesionalisme dan dedikasi aparatur.

“Kalau kita berbicara persoalan ASN, kalau kita kaitkan dengan etos kerja, profesionalisme, integritas, dedikasi dan kompetensi, tentu hal ini sangat berbanding lurus dengan kehidupan ASN itu sendiri. Baik jaminan keamanan, jaminan masa tua maupun jaminan kebahagiaan keluarga, ini perlu menjadi perhatian kita semua,” ujar Ansar.

Gubernur menyampaikan, saat ini jumlah ASN di lingkungan Pemprov Kepri mencapai 12.472 orang, terdiri atas 4.672 PNS dan 7.800 PPPK, termasuk di dalamnya tenaga paruh waktu.

Menurut Ansar, keberadaan TASPEN Group saat ini juga terus berkembang. Jika sebelumnya TASPEN lebih dikenal melalui program tabungan hari tua dan pensiun, kini berbagai inovasi dikembangkan untuk memberikan perlindungan yang lebih luas bagi ASN, baik ketika masih aktif bekerja maupun setelah memasuki masa purna tugas.

“Taspen terus berinovasi mengembangkan karya-karyanya untuk menjamin para ASN, baik di masa mereka masih bertugas maupun di saat nanti purna tugas,” katanya.

Ansar mengapresiasi dipilihnya Provinsi Kepri sebagai salah satu daerah penyelenggara Taspen Safety Day 2026. Namun, ia menegaskan bahwa momentum tersebut tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Ia meminta agar kerja sama yang telah dibangun bersama TASPEN Group benar-benar diimplementasikan dan manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh ASN di Kepri.

“Saya kira acara ini jangan kita jadikan sebagai ajang seremonial saja. Yang penting implementasinya nanti harus kita laksanakan bersama-sama. Saya minta Pak Wagub untuk mengkoordinir ini agar program perlindungan terhadap PNS ini harus kita maksimalkan di Provinsi Kepri,” tegasnya.

Ansar juga mendorong agar skema perlindungan melalui produk TASPEN, termasuk TASPEN Life, dapat dieksplorasi lebih mendalam sehingga ASN memperoleh manfaat dan jaminan lanjutan yang lebih besar di masa mendatang.

Ia meminta jajaran Pemprov Kepri bersama TASPEN melakukan kajian terhadap berbagai manfaat yang dapat diperoleh ASN melalui program tersebut, sekaligus memastikan aparatur memahami kembali hak dan jaminan yang telah mereka miliki.

“Nanti Pak Wagub bisa mengkoordinir agar mereka juga ikut skema TASPEN Life, sehingga ada jaminan-jaminan lanjutan yang lebih besar yang akan mereka terima ke depan,” ujarnya.

Dorong Kesadaran Keselamatan Kerja ASN

Sementara itu, Direktur Operasional PT TASPEN (Persero) Tribuna Phitera Djaja menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kepri yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Taspen Safety Day 2026 di Kepri.

Ia mengatakan, kegiatan Taspen Safety Day tidak dilaksanakan di seluruh provinsi dan Kepri menjadi salah satu daerah yang dipercaya sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Pada kesempatan kali ini saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Gubernur yang telah berkenan hadir sekaligus memberikan dukungan. Beliau sangat mendukung keberadaan Taspen dan program-programnya sampai ke depan, termasuk bagaimana PPPK juga bisa semakin sejahtera,” ungkap Tribuna.

Dijelaskannya, Taspen saat ini mengelola empat program utama bagi ASN, yakni Tabungan Hari Tua (THT), program pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM).

Melalui Taspen Safety Day, TASPEN juga ingin meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan dalam menjalankan tugas. Hal ini menjadi perhatian karena angka klaim kecelakaan kerja di wilayah Kepulauan Riau masih tergolong cukup tinggi.

“Melalui kegiatan Taspen Safety Day ini kami sebagai pengelola jaminan kecelakaan kerja ingin mendorong peningkatan kesadaran dan pentingnya keselamatan kerja,” jelasnya.

Menurut Tribuna, keselamatan kerja bukan sekadar persoalan perlindungan ketika terjadi kecelakaan, tetapi juga bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman sehingga ASN dapat menjalankan tugas pelayanan publik secara optimal.

Ia menambahkan, TASPEN akan terus berupaya mengembangkan berbagai program perlindungan bagi ASN, termasuk memperluas manfaat yang dapat diterima aparatur sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan sinergi Pemprov Kepri dan TASPEN Group tersebut, diharapkan perlindungan ASN di Provinsi Kepri semakin komprehensif, mulai dari masa aktif bekerja, menghadapi risiko pekerjaan, hingga mempersiapkan kehidupan setelah purna tugas. (ron)