Tanjungpinang,Zonakepri – Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Provinsi Kepri menggelar aksi damai di halaman Badan Pengawas Pemilu(Bawaslu) Kepulauan Riau ,Batu 8 atas Tanjungpinang, Persisnya di samping pompa bensin,Kamis 14 Februari 2019.
Aksi demo terkait pelaksanaan pemilu legislatif dan presiden pada 17 April 2019 tersebut meminta KPUD dan Bawaslu Tanjungpinang untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang tidak sesuai dengan titik lokasi penempatannya. Selain itu, Central Gakkumdu yakni KPUD, Bawaslu dan Kepolisian diminta untuk bertindak independen dan menindak tegas pelaku pelanggaran.
Koordinator aksi demo Baginda Bata juga meminta agar elit politik tidak melakukan black campaign mempolitisir isu sara dan hoax agar terselenggara pemilu yang damai, jujur dan adil.
“Kami Aliansi mahasiswa dan pemuda Kepulauan Riau menganggap penting pemilu 2019 menghimbau, mengajak seluruh lapisan masyarakat Kepri untuk berpartisipasi untuk mewujudkan pemilu damai dan aman,” sebutnya.
Aksi damai ini juga ditandai dengan penandatanganan petisi oleh Ketua Bawaslu Kepri,Mahasiswa,Pemuda dan aparat Kepolisian.
Usai menggelar aksinya di halaman Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kepulauan Riau,puluhan Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan pemuda ini melanjutkan aksinya menuju Kantor Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kepri.(hen)






