
Tanjungpinang,Zonakepri-Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah mengatakan Pemprov Kepri memperpanjang kerja dari rumah (Work From Home/WFH) bagi jajaran pegawai di lingkungan Pemprov Kepri untuk sepekan ke depan. Namun ada 25 persen pegawai tetap masuk dan diatur piketnya oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing. Dalam upaya memutuskan mata rantai sebaran pandemi Covid-19.
“Kita perpanjanglah masa WFH seminggu ke depan. Tentu jangan mengganggu layanan dasar kepada masyarakat. Karena itu 25 persen pegawai masih kerja di kantor dengan sistem piket,” kata Arif Fadillah di Tanjungpinang, Ahad (9/8).
Arif mengatakan, hal ini sebagai langkah pencegahan dan pengendalian wabah Covid-19. Arif mengingatkan bahwa WFH itu para pegawai benar-benar beraktivitas dari rumah, bukan di kedai kopi.
Pada kesempatan itu Arif menyampaikan rasa syukurnya karena sample swab warga didapatkan hasil negatif sudah semakin banyak yang keluar. Sampai Sabtu (8/8) petang, sudah keluar 866 spesimen sampel swab yang negatif.
“Alhamdulillah. Semoga yang masih dalam proses pemerikaaan hasilnya negatif,” harap Ketua Harian Tim Gugus Tugas ini.
Spesimen sample negatif itu didapat dari 1.048 sampel yang diambil sejak 28 Juli 2020. Sampai saat ini, Tim Gugus Tugas terus melakukan tracing. Arif pun bersyukur karena pejabat eselon 2 terkonfirmasi hasil negatif sampel swabnya.
Arif kembali mengingatkan semua pihak untuk disiplin dengan protokol kesehatan. Semua harus menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun.
Menurut Arif, virus ini belum ditemukan vaksin dan obatnya. Karena itu semua berperan untuk mencegah dan memutuskan mata rantai sebarannya.“Disiplin kita terhadap protokol kesehatan sangat penting untuk pecegahan,” kata Arif.






