
Tanjungpinang, Zonakepri-Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang mengabarkan tim gabungan pencarian korban kapal kayu yang terbalik di perairan Kabil Kota Batam hingga Jumat, 18 November 2022 masih ada 3 korban yang belum ditemukan.
Ketiga korban yang belum ditemukan tersebut terdiri atas dua orang laki laki dan satu balita usia 3 tahun. Hari sebelumnya, Kamis 17 November 2022 ada 4 korban yang belum ditemukan yakni 3 laki laki dan 1 balita usia 3 tahun.
Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Tanjungpinang Slamet Riyadi melalui rilis yang disampaikan kepada media, menyebutkan kapal kayu yang terbalik di perairan Kabil berpenumpang sebanyak 8 orang. Namun pada saat terbalik pada 15 November 2022 ditemukan satu orang selamat atas nama Zuraidah usia 46 tahun asal Aceh.
“Korban selanjutnya berhasil ditemukan sebanyak 4 orang lagi dalam kondisi meninggal dunia. Terdiri atas dua orang laki laki dan dua orang perempuan, ” sebut Slamet Riyadi.
Kronologis kejadian bermula dari informasi yang diterima bahwa telah di temukan satu orang korban terapung di laut pada koordinat 01°05’289″N 104°09’716″E oleh Kapal Mv Kasogun pada 15 November 2022.
Selanjutnya dilakukan evaluasi terhadap korban yang selamat atas nama Zuraidah. Berdasarkan informasi dari korban kapal kayu ( long boat ) kapal rute Batam-Malaysia mengalami kecelakaan dan karam sekira TW 1114 21.30 G. (rul)












