Zonakepri.com – Ratusan pelayat yang terdiri dari pejabat pemerintahan dan masyarakat memadati Komplek Pemakaman Taman Bahagia, Kelurahan Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Jumat (1/5/2026).
Sejak siang hari, para pelayat dengan wajah penuh duka berduyun-duyun datang ke lokasi pemakaman. Di bawah terik matahari, mereka tetap setia mengiringi prosesi pemakaman sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal luas sebagai tokoh berpengaruh di Kabupaten Natuna.
Turut hadir dalam prosesi tersebut Bupati Natuna Cen Sui Lan, Wakil Bupati Jarmin, sejumlah pejabat pemerintahan, serta anggota DPRD Natuna. Tampak pula mantan Wakil Bupati Natuna Rodial Huda bersama sejumlah mantan pejabat lainnya.
Suasana haru menyelimuti jalannya prosesi pemakaman yang berlangsung khidmat. Kepergian Daeng Rusnadi meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat Natuna yang mengenalnya sebagai figur pemimpin dan tokoh panutan.
Istri almarhum, Ngesti Yuni Suprapti yang juga mantan Wakil Bupati Natuna, terlihat tegar mendampingi prosesi hingga akhir. Begitu pula anak-anak almarhum, termasuk Wakil Ketua I DPRD Natuna Daeng Ganda Rahmatullah, yang tampak berusaha kuat menghadapi kehilangan tersebut.
Daeng Rusnadi meninggal dunia pada Jumat (1/5/2026) dini hari di RSUD Natuna dan dimakamkan pada siang hari usai pelaksanaan Salat Jumat. Ia wafat pada usia 66 tahun.
Semasa hidupnya, Daeng Rusnadi dikenal sebagai politikus senior Partai Golkar yang memiliki pengaruh kuat di Natuna. Ia memulai karier politiknya sebagai Ketua DPRD Natuna periode 1999–2004 sebelum kemudian menjabat sebagai Bupati Natuna.
Selain kiprahnya di dunia politik, almarhum juga dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat.
Kepergian pria asli Natuna ini dikabarkan akibat penyakit yang telah dideritanya dalam beberapa tahun terakhir.(Zubadri)












