
Bintan,Zonakepri-Bupati Bintan Apri Sujadi menyatakan kawasan wisata Lagoi dan Pulau Nikoi juga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang Dan Kawasan industri Lobam segera dibuka dengan tetap memegang protokol kesehatan sebagai Adaptasi Penyesuaian Pola Hidup Baru Masyarakat Bintan dalam rangka Recovery (Pemulihan) dari keterpurukan Ekonomi, sosial dan lapangan kerja bagi warga.
Menurutnya, setelah sempat terpuruk ekonomi sejak Maret hingga Mei 2020 ini, maka Pemkab Bintan tengah menyusun beberapa formulasi untuk bangkit di tengah pandemi Covid-19. Meskipun Kabupaten Bintan masuk kategori zona hijau.
Persiapan yang dilakukan untuk membuka 4 Kawasan diatas maka diminta kepada pengelola untuk membuat surat pernyataan kepada Pemkab Bintan untuk bersedia mematuhi ketentuan sesuai protokol kesehatan. Selain itu, khusus di kawasan wisata Lagoi, maka pekerja diminta untuk disiapkan tempat tinggal di kawasan tersebut.
Menurut Apri Sujadi, 60 persen Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bintan selama ini bersumber dari Lagoi. Dengan sebagian besar pengunjung berasal dari Singapura. Namun, Bintan yang memiliki andalan pariwisata berupa sport tourism mampu menyedot wisatwan dari 60 negara di dunia.
Namun, dengan kondisi pandemi Covid-19, tidak menutup adanya kunjungan wisawatan lokal seperti dari Jakarta dan daerah lain di Indonesia. Dengan ketentuan tetap mengacu protokol kesehatan.
Selain membuka empat kawasan tersebut, juga akan dibuka kembali tempat usaha ekonomi mikro seperti kedai kopi, swalayan, pasar tradisional.
Pelaku usaha ekonomi mikro juga harus mematuhi protokol kesehatan dengan menyiapkan tempat cucu tangan, tempat duduk disediakan mengacu sosial distancing, pekerja kedai kopi mengenakan masker dan sarung tangan dalam meracik makanan atau minuman.
“Kami membutuhkan ide gagasan, saran, nasehat serta pandangan warga sebelum kita menerapkan Kebijakan Adaptasi Pola Hidup Baru di Bintan,”sebut Apri Sujadi Sabtu 30 Mei 2020.
Apri menyatakan, pihaknya butuh komitmen bersama, agar mampu menjalani situasi ini dengan baik, agar ada perubahan-perubahan signifikan kebangkitan bersama dari keterpurukan akibat Covid-19 ini. (red)






