
Tanjungpinang,Zonakepri-Masyarakat asal Kabupaten Karimun yang bekerja ataupun bersekolah di Tanjungpinang telah mudik ke kampung halaman untuk berlebaran bersama keluarga.
Penumpang kapal Roro di Dompak Kota Tanjungpinang terus berdatangan sesuai rute perjalananKMP Kundur yang mengangkut penumpang tiga kali dalam seminggu dengan tujuan Karimun dan Dabo Lingga.
Arus mudik dari Kota Tanjungpinang menuju Kabupaten Karimun ataupun Kabupaten Lingga tersebut dimulai sejak H-9 Idul Fitri 1444 H.
Kepala UPT wilayah tiga Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Satrio Aribowo ditemui Selasa 18 April 2023 menyebutkan lonjakan arus mudik lebaran telah dimulai sejak H-9 dan diperkirakan terus berlanjut hingga H-1 lebaran.
Menurutnya, lonjakan arus mudik lebaran tahun 2023 meningkat 60 persen dibandingkan arus mudik lebaran tahun 2022 lalu.
Keberangkatan KMP Kundur dari Kota Tanjungpinang menuju Kabupaten Karimun pada Selasa 18 April 2023 terdiri dari penumpang dengan jumlah sekitar 90 orang, kendaraan lori 6 kendaraan dan sepeda motor bersama pengemudi sekitar 32 kendaraan.
Sedangkan harga tiket KMP Kundur dari Kota Tanjungpinang menuju Karimun tidak mengalami kenaikan yakni Rp61 ribu per orang. Ditambah biaya pas pelabuhan Rp3 ribu per orang. Sehingga total Rp64 ribu.
Demikian juga tarif KMP Kundur dari Kota Tanjungpinang menuju Dabo Kabupaten Lingga Rp66 ribu ditambah pas pelabuhan Rp3 ribu. Sehingga total Rp69 ribu.
Doni, salah satu penumpang yang mudik lebaran di kampung halaman Kabupaten Karimun mengatakan dirinya memilih menggunakan kapal Roro untuk mudik dengan alasan tarif kapal Roro lebih murah dibandingkan kapal penumpang biasa. “Meskipun agak lama sekitar 12 jam di kapal Roro, tapi tarif kapal lebih murah dibandingkan menggunakan kapal penumpang dari Tanjungpinang ke Batam dan Batam ke Karimun. Biaya perjalanan hampir Rp200 ribu,”keluh mahasiswa STIKES Hangtuah Tanjungpinang yang mudik lebaran seorang diri tanpa kendaraan sepeda motor ataupun lainnya.
(rul)






