
Bintan,Zonakepri- Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang turun ke lokasi hanyutnya kapal pompong
Boat Mancing dengan panjang 10 Meter dan penumpang 5 orang, Jumat 5 Juni 2020.
Mu’min, S.E., M.M. selaku SMC (SAR Mission Coordinator) membenarkan bahwa telah terjadi Ops SAR kecelakaan kapal pompong nelayan yang mati mesin di Perairan Mapur, Kabulaten Bintan.
Penumpang kapal pompong terdiri dari Fahmi, Abdur rahim,
KasMuri, Epi dan Dodi mengalami kecelakaan pada pagi tadi sekitar pukul 09.Wib. Namun, informasi yang diterima dari warga sekitar pukul 16.15 Wib.
Selanjutnya tim yang terdiri KanSAR Tanjungpinang,Polair Polres Bintan, Danpos AL Kijang, Babinsa Desa Mapur,
Bhabinkamtibmas Desa Mapur dan Masyarakat setempat langsung turun ke lokasi kejadian.
Kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian hujan lokal dengan angin Tenggara dengan kecepatan 5 – 20 KM/Jam, Tinggi Gelombang : 0.3 – 2.0 M.
Menurut Mukmin Korban 5 orang pergi memancing menggunakan kapal pompong dari kijang – mapur. Kapal mengalami mati mesin selanjutnya korban mencoba memperbaiki mesin, namun mesin tidak dapat di perbaiki sehingga Kapal pompong yang digunakan hanyut terbawa arus. ***






