Zonakepri.com-Sudah hampir dua bulan ini, nelayan yang memiliki kerambga Kelong di kawasan Desa Malang Rapat Kabupaten Bintan menarik keramba atau kelong yang sebelumnya berada di tengah laut menuju pinggir pantai.
Hal ini dilakukan mengingat saat musim angin Utara khawatir mendatangkan musibah jika berada di tengah laut untuk mencari bilis .
Salah satu nelayan keramba di Bintan, Yusnar Munir mengatakan sedikitnya puluhan Keramba atau kelong ikan yang menganggur dan berada di pinggir pantai sejak berhembus angin Utara sekitar dua bulan lalu.
“Untuk sementara, nelayan alih profesi dengan bertani ataupun memperbaiki jaring maupun sampan yang rusak saat musim angin Utara,”sebutnya Sabtu 15 Februari 2026.
Yusran Munir mengaku, mendekati bulan Ramadhan dan Idul Fitri, sebagian nelayan memilih untuk kembali membawa Kelong atau Keramba ikan ke tengah laut pasca Idul Fitri 1447 H
Hal senada disampaikan Khairudin yang telah menarik Kelong atau Keramba miliknya dari tengah laut ke tepi pantai, sejak berhembus angin Utara. “Keramba sudah ditepi pantai. Untuk sementara diistirahatkan. Namun masih sesekali mancing tapi tidak di tengah laut,”sebutnya.
Sementara itu, nelayan lain Agus, mengatakan dirinya masih mencari ikan di laut meski cuaca sedang musim angin Utara. Tapi hanya memancing dan tidak ke tengah laut. “Selama musim Utara, masih beberapa kali mencari ikan di laut untuk memenuhi kebutuhan sehari hari dengan memancing namun tidak ke tengah laut,”ujarnya.
Sebagian besar nelayan memancing saat malam atau dini hari. Sehingga saat pagi hingga siang hari dilakukan untuk beristirahat. (rul)









