
Tanjungpinang,Zonakepri-Dua pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di Tanjungpinang yang sempat dirawat di RSUD Raja Ahmad Thabib dinyatakan sembuh dan dipulangkan pada hari ini, Kamis 2 Maret 2020.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yakni Walikota Tanjungpinang Syahrul SPd melalui seluler kepada media menyebutkan, satu pasien yang dinyatakan positif Covid-19 yakni seorang laki laki penjual tahu yang sudah dilakukan pengecekan pertama dan kedua membuahkan hasil tes PCR keduanya negatif dan dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan.
Pasien kedua yang juga sembuh dan dipulangkan yakni Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Tanjungpinang yang dinyatakan uji Rapid Test Reaktif ternyata pada hasil uji PCR di Jakarta hasilnya negatif. ASN tersebut sebelumnya melakukan perjalanan dinas ke Luar Daerah.
Syahrul menyebutkan lima orang petugas kesehatan yang melakukan kontak dengan pasien pertama yang dinyatakan positif Covid-19 juga hasil laboratorium PCR negatif.
Sementara itu, pagi dini hari Kamis 2 Maret 2020 sekitar pukul 2.30 Wib ada seorang pasien dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia. Pasien ini hasil laboratorium di Jakarta menunjukkan negatif Covid-19. “PDP ini meninggal akibat penyakit penyerta yakni Diabetes dan telah berusia 81 tahun,”sebutnya. Dan pasien ini sudah dimakamkan di Angrek Merah Tanjungpinang.
Terkait pemakaman pasien yang terduga terjangkit Covid-19 baik ODP, PDP maupun negatif dan positif, Walikota meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegaduhan karena menolak pemakaman pasien ini. Mengingat pasien yang meninggal tersebut sudah steril dan tidak menular. “Pemakaman pasien yang terduga Covid-19 dijamin pihak kesehatan. Jangan sampai ada kegaduhan seperti di daerah lain,”harapnya.
Syahrul menambahkan, pasien PDP di Tanjungpinang yang meninggal beberapa hari lalu saat hasil lab belum keluar, ternyata hasil lab sudah keluar saat ini dan hasilnya negatif. (red)






