Tanjungpinang

Geliat IKM Di Tengah Pandemi Covid-19 Bersama Asparnas Kepri 

×

Geliat IKM Di Tengah Pandemi Covid-19 Bersama Asparnas Kepri 

Sebarkan artikel ini
Pameran foto dalam kegiatan Asparnas Kepri Fest di TCC

Tanjungpinang,Zonakepri-Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Tanjungpinang turut andil dalam memeriahkan kegiatan Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Kepri Fest yang digelar di Tanjungpinang City Center (TCC) Mall mulai 12 Desember hingga 18 Desember 2021.

Selain menyemarakkan kegiatan Asparnas Kepri Fest, ternyata sejumlah IKM mampu mengumpulkan pundi pundi rupiah di tengah terpuruknya ekonomi akibat Pandemi Covid-19 saat ini.

Penerapan protokol kesehatan untuk memasuki area Asparnas Kepri Fest dimulai dari mencuci tangan bagi pengunjung yang masuk gedung TCC Mall. Selanjutnya petugas akan berdiri menyambut pengunjung untuk menyemprotkan sanitizer di telapak tangan pengunjung. Tak lupa alat pengecek suhu tubuh berada tak jauh dari petugas.

Ketua panitia Suherman menyebutkan Bazar IKM diikuti sekitar 100 pelaku usaha, Expo, Kuliner, Kesenian, Musik, Talkshow, Workshop, dan Fashion.

Kata Suherman, kegiatan event tersebut akan digelar tetap dengan mematuhi Protokol Kesehatan (Protkes) yang ketat.

“Seperti yang kita tahu, saat pendemi covid-19 tidak bisa melakukan event-event pariwisata seperti ini. Jadi sekarang kita akan kembali mendongkrak event-event pariwisata,” katanya.

Ketua DPD Asparnas Kepri, Mulyadi Tan menuturkan kegiatan Asparnas Kepri Fest berupa warkshop pelatihan pariwisata seperti cofee art, lomba masak, perawatan kecantikan hingga promosi desa pariwisata.

“Selain itu ada juga penampilan tujuh budaya yang akan mengisi panggung pembukaan event Asparnas Kepri Fest,”paparnya.

Beberapa stan berada di sekeliling panggung acara. Mulai dari stan gerai perkawinan, imigrasi, dan lainnya. Sorotan pengunjung ternyata saat kegiatan ini tertuju pada stan imigrasi. Pada stan ini, pengunjung bisa daftar untuk membuat paspor dan menanyakan prosedur untuk membuat paspor.

Seorang penjual di stan makanan ringan berupa aneka roti, mengaku dalam kegiatan ini, mampu mengumpulkan rupiah dalam jumlah lumayan. “Angin anginan saja berjualan di stan, paling ramai menjelang akhir kegiatan,”sebut penjual yang enggan disebut namanya sambil memberikan promo harga jualan roti lebih murah dari harga di label. Harga roti sosis Rp 10 ribu sebiji dan roti bertabur misis seres yang dibandrol Rp40 ribu per kotak, cukup dibayar Rp25 ribu saja. “Untuk dua roti, saya kasih murah saja,”ungkapnya Sabtu 18 Desember 2021.(h)