
Tanjungpinang,Zonakepri-Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah Kolonel Navigator Arief Budiman., S.T., PSC(J) menghadiri Focus Group Discussion (FGD) mengenai Strategi Pembangunan Kawasan Pertahanan Kelautan Dan Perikanan Terpadu Kepulauan Riau dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M,. Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan T., M.D.S Dosen ITB, Jajaran Kementrian Kelautan Dan Perikanan, Jajaran Kementrian Pertahanan, serta Jajaran Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau bertempat di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau Kota Tanjungpinang. Selasa (18/10/2022).
Sambutan Gubernur Kepri diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Bpk. Drs. Adi Prihantara, M.M., mengucapkan Selamat datang kepada Bapak Menteri KP dan Bapak Sekjen Kemhan beserta rombongan, kita semua mengapresiasi kehadiran bapak sekalian untuk menambah wawasan kita semua yang berada di sini.
Provinsi Kepulauan Riau menjadi perhatian dari sisi Kemaritiman khususnya dari kementerian Kelautan dan Perikanan.
“Dimana terdapat Potensi Nilai Perikanan Tangkap dan Budidaya di Prov. Kepulauan Riau, Kondisi Kesejahteraan Nelayannya, Program Kebijakan Kelautan dan Perikanan Prov. Kepri, serta Keselarasan Kebijakan Provinsi dan Pusat dalam pengembangan potensi di Lautan, tidak salah kiranya apabila disini diadakan Rapat tentang Focuss Group Discussions karena muara dan pertahanan kita berada di posisi yang strategis.” Ucap Sekda Kepri.
Dosen ITB selaku dosen Pembimbing Studio Kebijakan Pembangunan Bpk. Drs. Tubagus Furqon dalam sambutannya mengucapkan, dengan diadakannya Forum Group Discussion ini bisa merumuskan dan mencoba mengidentifikasi berbagai macam persoalan terkait masalah Perikanan dan Kelautan dan masalah Hankam yang ada di Kepri.
“Kami sebagai rombongan para Dosen dan Mahasiswa yang Kebetulan Bapak Menteri KP, Bapak Sekjen Kemhan dan beberapa Jajaran Kementerian Perikanan dan Kementerian Hankam mengambil kuliah S2 Magister di Universitas Institusi Teknologi Bandung, kami berharap dari apa yang telah dirumuskan sementara oleh mahasiswa tentu dengan informasi yang sangat terbatas kami ingin mendapatkan masukan dari bapak ibu semua yang tentu lebih memahami bagaimana kondisi daerah”. Harap Bpk. Drs. Tubagus Furqon.
Acara dilanjutkan dengan Pemaparan oleh Gubernur Kepri yang di wakili Sekda Kepri Bpk. Drs. Adi Prihantara, M.M., mengenai Potensi Kelautan Dan Perikanan dalam Mendukung PDRB Provinsi Kepulauan Riau dan dilanjutkan Paparan oleh Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr. Opsla., dengan kajian yang diangkat mengenai “Gelar kekuatan TNI di Wilayah Kogabwilhan I”.
Pada kesempatan tersebut Danlanud RHF Kolonel Navigator Arief Budiman., S,T., PSC(J) menyampaikan pendapatnya dalam Forum Discussion Group (FGD) mengenai penjelasan peran pertahanan udara Pangkalan TNI AU Raja Haji Fisabilillah di wilayah udara Prov. Kepri guna mendukung Pembangunan Kawasan Pertahanan Kelautan Dan Perikanan Terpadu.
“kami siap mendukung segala kegiatan demi menjaga wilayah Kepri ini baik di darat, laut maupun udara khusus nya di bidang pertahanan udara, ada beberapa point penting yang akan kami sampaikan yaitu peran komponen cadangan Angkatan udara yang mana sebagai pendukung peran ikut serta masyarakat dalam bagian pertahanan udara secara Holistik yaitu menjadikan masyarakat sebagai bagian unsur pantauan udara dalam memitigasi resiko terjadinya serangan udara lawan melalui konsep Identifikasi deteksifisme dan identifikasi virtual.”
“selain itu Kami juga mempunyai Binpotdirga yang mana Babinpotdirga sebagai ujung tombak kami untuk terjun lansung ke masyarakat diwilayah Kepri ini dalam menggalang dan menerima segala keluh kesah masyarakat yang terjadi dilingkungan nya tersebut”. Sambung Danlanud RHF.***












