
Tanjungpinang,Zonakepri-Perkembangan kasus konfirmasi di Provinsi Kepri menunjukkan lonjakan yang signifikan setiap hari. Bertambah ratusan kasus konfirmasi, untuk hari ini Rabu 21 Juli 2021 bertambah 520 kasus konfirmasi.
Namun, sejak diberlakukan PPKM darurat sejak 12 Juli 2021 di Kota Batam dan Tanjungpinang,untuk penambahan kasus sembuh Covid-19 melebihi penambahan kasus konfirmasi. Tercatat kasus sembuh Covid-19 mencapai 887 orang.
Kasus sembuh tersebut menyebar di kabupaten kota yang ada di Provinsi Kepri. Kasus sembuh di Kota Batam sebanyak 568 orang, Kabupaten Bintan 103 orang, Kota Tanjungpinang 84 orang, Kabupaten Karimun 64 orang, Kabupaten Natuna 38 orang, Kabupaten Lingga 18 orang, Kabupaten Kepulauan Anambas 12 orang.
Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Kepri Dr Ir Lamidi menyebutkan untuk penambahan kasus konfirmasi sebanyak 520 orang berada di Kota Batam 262 orang, Kabupaten Karimun 90 orang, Kota Tanjungpinang 59 orang, Kabupaten Bintan 47 orang, Kabupaten Kepulauan Anambas 25 orang, Kabupaten Lingga 20 orang, Kabupaten Natuna 17 orang.
Sementara itu, kasus konfirmasi yang meninggal dunia di Provinsi Kepri cukup memprihatinkan. Hampir setiap hari terdapat kasus konfirmasi yang meninggal dunia. Untuk Rabu 21 Juli 2021 sebanyak 23 orang meninggal dunia, berada di Kota Tanjungpinang 12 orang, Kota Batam 6 orang, Kabupaten Bintan 3 orang, Kabupaten Lingga 1 orang dan Kabupaten Natuna 1 orang..
“Total kasus konfirmasi di Provinsi Kepri hingga Rabu 21 Juli 2021 berjumlah 38.515 orang, dengan jumlah kasus sembuh Covid-19 sebanyak 31.066 orang, meninggal dunia 913 orang dan kasus aktif yang sedang menjalani perawatan dan isolasi sebanyak 6.536 orang,”jelasnya dalam pemaparan infografis perkembangan Covid-19 di Provinsi Kepri, Rabu 21 Juli 2021.
Dibandingkan hari sebelumnya 20 Juli 2021, terdapat penambahan 710 kasus konfirmasi di Provinsi Kepri dengan kasus sembuh berjumlah 574 orang. Untuk kasus meninggal dunia jumlahnya lebih rendah dari 21 Juli 2021 yakni 18 orang meninggal dunia. Tersebar di Kota Batam 7 orang, Kota Tanjungpinang 6 orang, Kabupaten Bintan 3 orang dan Kabupaten Lingga 2 orang. ***












