
Tanjungpinang,Zonakepri – Dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional(HKN) ke-55 tahun 2019 dengan tema”Generasi Sehat, Indonesia Unggul”.,Pemerintah Provinsi Kepri memberikan sejumlah penghargaan kepada pemerintah kabupaten dan kota, instansi kesehatan dan perusahaan yang konsen dengan masalah kesehatan lingkungan serta karyawannya.
Selain itu juga digelar senam sehat bersama di halaman Gedung Daerah,Tanjungpinang,Minggu (17/11). yang diikuti masyarakat,dengan hadiah berbagai jenis Doorprize yang telah disedia kan panitia,
Plt. Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto mengatakan bahwa untuk membangun daerah sangat diperlukan kesehatan fisik dan fikiran. Karena itu, Isdianto berharap generasi Kepri harus sehat-sehat. Seperti bebas dari stanting, terbebas dari obesitas dan penyakit lainnya yang menghambat produktifitas.
“Dengan generasi kita yang sehat secara fisik dan sehat juga secara fikiran. Maka Insya Allah Kepri kedepan akan semakin baik disegala lini. Sehat adalah modal dasar untuk membangun,” kata Isdianto.
Dalam kesempatan ini Isdianto juga menyoroti masalah stanting (pengkerdilan fisik). Hingga saat ini di Kepri masih terdapat sekitar 30 persen kasus stantingnya. Dan berharap bisa ditekan hingga angka 20 persen.
“Pencegahan stanting juga bagian dari program kesehatan kita yang patut diperhatikan. Ini adalah bagian dari upaya menciptakan generasi unggul di Indonesia, khususnya di Kepri. Dan ini harus kita dukung dengan serius,” katanya.
Sementara itu dr. Cut Putri Hariani MH.Kes selaku Direktur P2PTM Kemenkes RI yang juga hadir dalam kesempatan ini. Disamping stanting, dia juga membahas soal obesitas dan cara mengatasinya.
Menurut Cut Putri, obesitas adalah penyakit yang akan menjadi bom waktu jika dibiarkan tanpa diperhatikan. Ciri-ciri fisik obesitas, katanya, berdasarkan lingkar perut, untuk laki-laki diameter perut diatas 90 centimeter sedangkan untuk perempuan diatas 80 centimeter.
“Ayo kita mulai hidup sehat. Atasi obesitas dengan cara jangan merokok, bergerak minimal 30 menit setiap hari dan cek darah secara rutin atau sebulan sekali,” katanya.(Zk)






