Zonakepri.com – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya sebuah video viral yang memperlihatkan sosok misterius mirip pocong membawa senjata tajam (sajam). Narasi yang beredar menyebutkan bahwa makhluk tersebut berkeliaran di kawasan Perumahan MKGR, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam.
Menanggapi keresahan warga, Unit Reskrim Polsek Batu Aji bergerak cepat melakukan penyelidikan (lidik) dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) di lapangan pada Sabtu (06/06/2026).
Penyelidikan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Batu Aji, AKP Bayu Rizki Subagyo, S.Tr.K., S.I.K., bersama Ps. Kanit Reskrim Ipda Muhammad Rizky Fitrianor. Tidak sendiri, polisi juga menggandeng UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Batam, pihak Kelurahan Kibing, hingga Ketua RW 024 Perumahan MKGR.
Petugas langsung menelusuri asal-usul video yang telanjur menyebar luas di grup WhatsApp warga dan media sosial Instagram tersebut.
Dari hasil klarifikasi terhadap salah satu akun yang ikut membagikan video, pemilik akun mengaku hanya meneruskan (forward) video tersebut tanpa tahu pasti di mana lokasi asli dan kapan peristiwa itu terjadi.
Untuk memastikan keamanan warga, Polsek Batu Aji juga melakukan wawancara mendalam di area Perumahan MKGR. Berdasarkan keterangan Ketua RW setempat, lingkungan mereka sejauh ini aman dan kondusif.
“Kami tidak pernah menerima laporan dari warga maupun mengetahui adanya kejadian pocong membawa senjata tajam di wilayah kami,” ungkap Ketua RW 024.
Diketahui, video tersebut hanya menggelinding dari satu grup WhatsApp ke grup masjid tanpa ada satu pun saksi mata atau korban yang melihatnya secara langsung.
Setelah menyisir tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan data, Polsek Batu Aji menegaskan bahwa video pocong bawa sajam di Batam tersebut adalah berita bohong atau hoaks.
Lebih mengejutkannya lagi, hasil penelusuran digital menunjukkan video serupa ternyata sudah pernah beredar di beberapa daerah di luar Kota Batam. Video tersebut diduga kuat merupakan hasil rekayasa digital yang diedit menggunakan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat Batam, khususnya warga Batu Aji, tidak mudah terprovokasi oleh konten-konten yang belum jelas kebenarannya.
“Kami meminta masyarakat untuk lebih bijak bersosial media. Saring sebelum sharing. Jangan langsung menyebarluaskan informasi yang berpotensi memicu keresahan,” tegas AKP Bayu Rizki Subagyo.
Jika warga menemukan hal mencurigakan atau membutuhkan bantuan darurat, masyarakat dipersilakan memanfaatkan fasilitas Layanan Polisi 110. Layanan ini bebas pulsa dan siap siaga melayani aduan masyarakat selama 24 jam penuh.
Editor : Zulfikar












