Tanjungpinang

Idul Adha 2025, Penjualan Hewan Kurban di Tanjungpinang Cenderung Menurun 

×

Idul Adha 2025, Penjualan Hewan Kurban di Tanjungpinang Cenderung Menurun 

Sebarkan artikel ini
Sapi yang dipelihara peternak di Kota Tanjungpinang untuk persediaan hewan kurban pada hari Raya Idul Adha 2025

Zonakepri.com-Menjelang hari Raya Idul Adha 1446 H, sejumlah peternak yang menjual hewan kurban sudah ramai dikunjungi pembeli.

Sapi dan kambing yang dipelihara peternak sudah dibeli dan dipesan untuk diantarkan ke lokasi yang ditentukan pembeli saat hari H penyembelihan atau pada malam hari sebelum hewan kurban disembelih pada esok pagi .

Salah satu peternak yang menyediakan sapi dan kambing untuk hewan kurban pada Idul Adha 2025, Sembiring mengatakan jumlah pembeli sapi mengalami penurunan tahun 2025 ini, dibandingkan tahun 2024 lalu. “Dari 70 ekor sapi yang disediakan untuk hewan kurban, masih ada 10 sapi yang belum terjual,”sebutnya, Rabu 28 Mei 2025.

Harga sapi untuk hewan kurban yang dijual Sembiring bervariasi mulai Rp22 juta hingga Rp28 juta. Sedangkan harga Kambing sekitar Rp3,5 juta per ekor.

Menurut Sembiring yang mengelola usaha peternakan di Kampung Sidojasa Kelurahan Batu IX Kota Tanjungpinang, pada tahun sebelumnya jumlah pembeli hewan kurban lebih banyak. Sehingga hanya tersisa beberapa ekor saja. “Jumlah pembeli hewan kurban menurun dibandingkan tahun lalu,”ujarnya.

Sementara itu, Peternakan Eza Mandiri yang salah satu sapinya jenis Limousin Cross dibeli untuk sapi bantuan presiden di Kota Tanjungpinang, ternyata jumlah pembeli hewan kurban stabil, sama dengan jumlah pembeli tahun sebelumnya.

Peternakan Eza Mandiri yang berlokasi di Jalan Kepodang Kampung Sidomulyo Kota Tanjungpinang, menyediakan hewan kurban berupa sapi dan kambing dengan ukuran bobot badan yang bervariasi, mulai reguler, medium dan paling berat dengan kisaran harga mulai Rp21 juta hingga Rp80 an juta lebih telah dibeli.

Pemilik Peternakan Eza Mandiri, Jefrizal mengatakan penjualan hewan kurban di Peternakan miliknya stabil dari tahun lalu hingga tahun ini.

“Dari jumlah 150 sapi yang dipelihara untuk dijual sebagai hewan kurban, saat ini tersisa 4 ekor sapi. Sedangkan untuk kambing, dari jumlah 200 ekor, masih tersisa beberapa ekor saja,”sebutnya, Rabu 28 Mei 2025.

Menurut Jefrizal, mendekati hari H penyembelihan hewan kurban biasanya sapi dan kambing yang dipelihara akan terjual.

Terkait menurunnya jumlah pembeli hewan kurban di lokasi peternakan yang lain di Kota Tanjungpinang, Jefrizal mengatakan memang ada beberapa peternak yang mengaku menurun jumlah pembeli hewan kurban pada tahun ini. Namun, jumlah pembeli hewan kurban di Peternakan miliknya masih stabil. (rul)