Kepulauan Riau

Katar Kepri Bersama Bawaslu Bahas Upaya Merawat Demokrasi 

×

Katar Kepri Bersama Bawaslu Bahas Upaya Merawat Demokrasi 

Sebarkan artikel ini
Katar Kepri bersama Bawaslu Kepri saat pembahasan upaya merawat demokrasi

Zonakepri.com- Karang Taruna (Katar) Kepri bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Riau membahas upaya merawat demokrasi dalam kegiatan kunjungan kelembagaan, Kamis (21/5/2026).

Pembahasan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Kepri, Jalan WR Supratman, Tanjungpinang.

Hadir dalam pertemuan itu Komisioner Bawaslu Kepri Maryamah, Ketua Katar Kepri Fachrul serta sekretaris, serta sejumlah pengurus lainnya.

Maryamah dalam kesempatan ini menyatakan jika kegiatan ini merupakan salah satu wujud menjalankan instruksi Bawaslu RI Nomor 2 tahun 2026 dalam rangka memperbanyak konsolidasi demokrasi.

“Konsolidasi demokrasi sebelumnya telah kami laksanakan dega beberapa organisasi dan komunitas yang ada di Kepri. Untuk saat ini kami belum fokus pada tahapan pemilu, tetapi cenderung pada merawat demokrasi dengan banyak mendengar” pungkasnya.

“Dari pertemuan sebelumnya, masih banyak tidak berani untuk menceritakan mengenai adanya kecurangan yang sebenarnya,” tambahnya lagi.

Maryamah berharap dapat menyaring informasi sebanyak-sebanyaknya mengenai berbagai pelanggaran yang terjadi pada Pemilu 2024 untuk menjadi bahan evaluasi pada Pemilu 2029 mendatang.

“Berbagai masukan akan disampaikan ke Bawaslu Pusat. Kami juga berharap konsolidasi demokrasi yang kami laksanakan dapat menghasilkan kolaborasi pada pelaksanaan Pemilu maupun Pilkada ke depan,” tutup Maryamah.

Sementara itu, Fachrul menegaskan jika Katar Kepri membuka ruang untuk berkolaborasi bersama Bawaslu dalam mengkampanyekan demokrasi yang jujur dan adil di tengah masyarakat.

“Kami menyanggupi untuk membantu Bawaslu memberikan kesadaran pada masyarakat mengenai pelaksanaan Pemilu yang jujur tanpa kecurangan. Kami bersedia mensosialisasikannya melalui jejaring yang dimiliki Karang Taruna,” ungkap Fachrul.

“Katar Kepri tentunya juga menginginkan lahirnya proses demokrasi yang berkualitas tanpa kecurangan,” pungkas Fachrul lagi.

Editor : Andri