Tanjungpinang

Mudik Lebaran 2026, KM Sanus 48  Angkut 276 Penumpang Tinggalkan Tanjungpinang 

×

Mudik Lebaran 2026, KM Sanus 48  Angkut 276 Penumpang Tinggalkan Tanjungpinang 

Sebarkan artikel ini
KM Sabuk Nusantara 48 mengangkut ratusan penumpang dari pelabuhan SBP Tanjungpinang (F-Yuki Vegoiesta)

Zonakepri.com – Aktivitas mudik menjelang Idulfitri 2026 di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang mencapai titik tertinggi pada Rabu (18/3/2026).

Ratusan masyarakat terlihat memadati area pelabuhan untuk melakukan perjalanan menuju sejumlah daerah di kepulauan menggunakan kapal perintis KM Sabuk Nusantara (Sanus) 48.

Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Tanjungpinang, Putra Kencana, menyampaikan bahwa pada keberangkatan tersebut tercatat sebanyak 276 orang penumpang berangkat dari Tanjungpinang.

Menurutnya, jumlah tersebut menandai puncak arus mudik tahun ini melalui jalur laut di pelabuhan tersebut.

Dari total kapasitas kapal yang mampu menampung hingga 447 orang, seluruh penumpang yang berangkat masih berada dalam batas kapasitas yang tersedia.

“Untuk hari ini menjadi puncak arus mudik. Ada 276 penumpang yang berangkat, sementara kapasitas kapal mencapai 447 orang,” jelasnya, Rabu (18/3/2026).

Ia menambahkan, kapal perintis KM Sabuk Nusantara 48 melayani pelayaran dari Tanjungpinang menuju beberapa wilayah kepulauan seperti Jago, Dabo, Pekajang hingga Belinyu.

“Jalur tersebut menjadi salah satu rute penting bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang selama musim mudik, pihak PT Pelni juga telah menyiapkan beberapa armada tambahan. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran perjalanan serta mencegah terjadinya kepadatan penumpang di pelabuhan.

“Kami menyiagakan tiga armada kapal selama periode mudik ini, yaitu KM Sabuk Nusantara 48, KM Bukit Raya, serta KM Tidar,” ujarnya.

Meski jumlah penumpang mengalami peningkatan, PT Pelni memastikan bahwa daya tampung kapal masih mencukupi sehingga seluruh calon penumpang dapat terlayani dengan baik.

“Dengan kapasitas yang tersedia, perjalanan diharapkan tetap berjalan aman, tertib, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan mudik melalui jalur laut,” pungkasnya. (Ki)