
Zonakepri.com – Beredar informasi adanya Satpam Sekolah Rakyat di Kota Tanjungpinang diduga mengalami pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum guru dan Satuan Pamong Praja.
Akibat pengeroyokan, Satpam B (26) mengalami luka di bagian dagu.
Berdasarkan informasi yang beredar, Satpam tersebut sempat ditegur setelah dirinya memasukan rokok kedalam sekolah yang berlokasi di Jl. Borobudur Kota Tanjungpinang itu. Informasi tersebut juga mengatakan bahwa dirinya di keroyok setelah keluar dari ruangan kepala sekolah.
Mengenai berapa total guru maupun anggota satpol yang turut terlibat belum diketahui pastinya. B dikabarkan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Pihak keluarga B pun dikabarkan turut membuat laporan ke pihak kepolisian.
Kasatpol PP Kota Tanjungpinang, Abdul Kadir Ibrahim saat dikonfirmasi mengatakan hingga saat ini belum ada anggota satpol PP yang melakukan pengeroyokan kepada siapapun.
“Maaf, sejauh ini tidak ada anggota pol pp mengeroyok siapa pun,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (3/10/2025).
Ia melanjut, bahwa informasi tersebut masih belum benar adanya. Mengenai benar adanya apakah B tersebut adalah anggota satpol PP, ia memilih untuk tidak berkomentar.
“Maaf, saya no comen dulu ya,” jawabnya singkat.
Dilain sisi, Kepala Sekolah Rakyat Tanjungpinang, Reni Putri Rahmadani yang saat itu dikonfirmasi tidak bisa mengatakan secara pasti terkait kejadian itu. Ia melanjut akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah Kota Tanjungpinang.
“Saya nantinya koordinasi terlebih dahulu pemko (Sekda) untuk mendapatkan izin,” sebutnya, Jumat (3/10/2025).
Mengenai adanya pengeroyokan, ia memastikan bahwa insiden terkait bukan sebagaimana informasi yang beredar. Ia juga mengatakan setiap kejadian pastinya penyebab tertentu.
“Intinya bukan pengeroyokan. Pastinya ada sebab dari kejadian itu,” pungkasnya.(Ki)







