Tanjungpinang

Sholat Berjamaah Tidak Ikuti Protokol Kesehatan, Ternyata Terpapar Covid-19

×

Sholat Berjamaah Tidak Ikuti Protokol Kesehatan, Ternyata Terpapar Covid-19

Sebarkan artikel ini
PLT Walikota Tanjungpinang Rahma SIp

Tanjungpinang,Zonakepri-Dalam.kurun waktu dua hari 10 Juli dan 11 Juli 2020, terus bertambah pasien Covid-19 satu per satu. Sehingga dua hari bertambah 2 orang.

Penambahan 1 pasien Covid-19 hari ini 11 Juli 2020 atas nama Tn.Hu, usia 38 tahun, beralamat di Jalan Teratai Kelurahan Tanjungpinang Kota, Kecamatan Tanjungpinang Kota.

Pasien ini menempati kasus terkonfirmasi positif nomor 29 di Kota Tanjungpinang. Pada 10 Juli 2020 pasien melakukan pemeriksaan Rapid test antibodi di RSAL dr. Midiyato S untuk melakukan perjalanan ke Jakarta dalam rangka mengontrol penyakit setelah dioperasi beberapa bulan yg lalu di salah satu RS di Jakarta. Hasil Rapid Test dinyatakan reaktif. Sesuai dengan SOP nya, pasien ini langsung dikarantina di Rumah Singgah Provinsi Kepri dan dilakukan swab pagi hari tanggal 11 Juli 2020, hasil PCR keluar siang hari dan dinyatakan positif Covid-19.

PLT Walikota Tanjungpinang Rahma SIp menyebutkan riwayat perjalan pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke luar negeri ataupun keluar kota dalam 4 bulan terakhir.

Sementara, kegiatan rutin sehari-hari jogging sendirian 3 kali seminggu, kadang bersepeda dan di toko pun hanya karyawan yang melayani pembeli, rutin sholat 5 waktu ke Masjid AH Tanjungpinang. Informasi yang bersangkutan, satu minggu terakhir sholat berjamaah tidak berjarak 1 meter dan sebagian tidak pakai masker.

Saat ini kondisi pasien stabil, tanpa gejala dan dikarantina di Rumah Singgah Provinsi Kepri.
Adapun tindak lanjut yang akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang adalah melaksanakan tracing pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien, baik di rumah, di toko, di masjid maupun tempat lainnya dan dilanjutkan dengan pemeriksaan swab atau Rapid tes.

Himbauan Rahma kepada masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam era new normal akan ditingkatkan.