Batam

SMKN5 Batam ,Cetak Lulusan Siap Kerja

×

SMKN5 Batam ,Cetak Lulusan Siap Kerja

Sebarkan artikel ini

Batam,ZonakepriPlt Gubernur Kepri H Isdianto menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak. Termasuk didalamnya pendidikan keahlian dan kejuruan. Karena dengan bekal keahlian, akan bisa mengantarkan kalian berkompeten dalam dunia kerja.

“Dengan bekal kompetensi keahlian yang dimiliki, pekerjaan yang terbaik bisa didapatkan,” tegas Isdianto saat meresmikan pembangunan gedung asrama anak pulau di SMKN5 di Sagulung Kota Batam, Senin (9/12).

Pembangunan asrama di SMKN5 memang telah lama disiapkan. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi pendidikan yang terbaik bagi anak-anak. Terlebih anak-anak yang belajar disini tidak hanya berasal dari seputaran Sagulung, tapi juga berasal dari pulau-pulau sekitar.

“Keberadaan anak-anak pulau ini yang akan kita fasilitasi, agar mereka bisa belajar dengan baik di sini,” sebutnya.

Lanjutnya, komitmen Pemprov Kepri adalah, ingin memberikan pembelajaran terbaik bagi anak-anak. Dengan bisa belajar secara baik, akan melahirkan sumberdaya manusia yang juga baik.

“Kepri komit untuk meningkatkan sumber daya manusia,” ujarnya.

Kepala Sekolah SMKN5 Batam Agus Sahrir menjelaskan, kalau jumlah siswa yang ada di SMKN5 Batam berjumlah 1.985 siswa. Mereka belajar dengan mengambil 10 program kejuruan dan keahlian unggulan. Salah satu yang banyak diminati, kata Agus, adalah perlistrikan dan pengelasan kapal.

Disini lanjut Agus Sahrir juga selalu digelar bursa kerja. Dimana bursa kerja ini sudah mendapatkan dukungan dari sejumlah perusahaan baik yang ada di kawasan Tanjung Uncang, hingga Batamindo Muka Kuning.

“Ini karena SMKN5 Batam memang sekolah yang disiapkan untuk mencetak tenaga kerja,” jelasnya.

Berdiri diatas lahan 4,5 hektar, keberadaan sekolah ini juga dilengkapi dengan fasilitas lapangan sepak bola. Hal ini tentu cukup beralasan, karena luas lahan yang kita miliki sangat memadai.

Letak SMKN5 yang secara geografis ada dipinggiran Sagulung, menjadikan keberadaan sekolah ini banyak yang siswanya berasal dari pulau-pulau sekitar. Diantaranya mereka yang berasal dari Pulau Akar, Pulau Mengkudu, Pulau Air hingga Pulau Buluh. Memfasilitasi anak-anak yang berasal dari pulau, agar mereka tetap bisa bersekolah disini.

“Selama mereka belajar disini dan tinggal nantinya diasrama, keberadaan mereka akan tetap mendapatkan pengawasan dari guru pendamping dan pengawas,” pungkasnya.(***)