Tanjungpinang

Tambah Lagi 4 Kasus Konfirmasi Covid-19 Di Tanjungpinang, Total 712 Kasus, Sembuh 529 Orang

×

Tambah Lagi 4 Kasus Konfirmasi Covid-19 Di Tanjungpinang, Total 712 Kasus, Sembuh 529 Orang

Sebarkan artikel ini
Walikota Tanjungpinang Rahma SIp

Tanjungpinang,Zonakepri-Perkembangan kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Tanjungpinang pada 15 November 2020 menunjukkan adanya penambahan sebanyak 4 kasus konfirmasi terdiri dari 3 laki laki dan 1 perempuan.

Walikota Tanjungpinang Rahma SIp dalam rilis perkembangan Covid-19 di Kota Tanjungpinang pada 15 November 2020 menyebutkan tambahan 4 kasus konfirmasi berada di Kecamatan Bukit Bestari 2 orang, Kecamatan Tanjungpinang Timur 1 orang dan Kecamatan Tanjungpinang Barat 1 orang. Dari 4 kasus konfirmasi tambahan terdiri kasus bergejala 3 orang dan tanpa gejala 1 orang.

Munculnya 4 kasus konfirmasi tambahan disebabkan 2 kasus akibat kontak erat kasus konfirmasi sebelumnya yakni nomor kasus 595 dan 621 serta 2 kasus konfirmasi tidak ada riwayat perjalanan dan kontak erat. “4 Kasus konfirmasi tambahan hari ini telah melakukan isolasi mandiri,”sebutnya.

Dengan adanya tambahan 4 kasus konfirmasi, maka total kasus konfirmasi di Kota Tanjungpinang saat ini berjumlah 712 orang, terdiri dari konfirmasi bergejala 294 orang,tanpa gejala 418 orang, kasus perjalanan (impor) 116 orang, konfirmasi kontak erat 463 orang, tidak ada riwayat perjalanan atau kontak erat 133 orang, selesai isolasi kasus konfirmasi (sembuh) 529 orang.

Sementara itu, kondisi kasus konfirmasi di Kota Tanjungpinang yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit 63 orang,
karantina terpadu 36 orang
isolasi mandiri 66 orang
selesai isolasi (sembuh) 529 orang, meninggal 18 orang.

“Kami menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19 ini. Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama,”pesan Rahma.(red)