
Tanjungpinang,Zonakepri-Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) 1 Laksdya Yudo Margono menjelaskan pentingnya penempatan Markas Kogabwilahan I di Tanjung Pinang Provinsi Kepulauan Riau.
Dengan pertimbangan, wilayah ini berada di tengah-tengah, bisa ke Sabang, ke Ranai atau ke Jakarta, karena wilayah cakupannya mudah dan kebetulan di Tanjung Pinang ini ada dermaga dan pangkalan udara.
“Pesawat tempur dapat mendarat dengan mudah bahkan pesawat angkut berat sekalipun,”sebutnya belum lama ini di Tanjungpinang.
Ditambahkan Pangkogabwilhan 1 bahwa untuk penempatan pasukan Kogabwilhan I, Poskonya ada di Tanjungpinang dan satuan-satuannya berada di wilayah yang tersebar seperti Kodam I, Armada I dan Koops I.
“Apabila ada penindakan terhadap kegiatan operasi, baik kegiatan Operasi Militer Perang maupun kegiatan Operasi Militer Selain Perang, wilayah tersebut di bawah kendali Kogabwilhan I,” jelasnya.
Pangkogawilhan 1 Laksdya Yudo Margono menyebutkan, pembangunan Makogabwilhan 1 di Tanjungpinang rencananya sejalan dengan pembangunan rumah dinasnya. Sementara ini lanjut dia, kantor sekretariat Pangkogabwilhan masih berada di Jakarta sampai Februari baru kemudian berkantor di Kepri yakni di Gedung Kartika Korem Tanjungpinang.
“Gedung sementara nanti di gedung Kartika Korem, sambil menunggu pembangunan itu selesai akhir 2020 mendatang,” sebutnya.
Rencana pembangunan Markas Kogabwilhan I sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor Nomor 62 Tahun 2016, sedangkan pembentukan Kogabwilhan didasarkan oleh Keputusan Presiden Nomor 27 Tahun 2019.
Terkait pembentukan Kogabwilhan, menurut Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sudah masuk pada Rencana Strategis (Renstra) pada awal tahun 2004, dan baru pada tahun 2019 ini dapat direalisasikan.
“Pembangunan Markas Kogabwilhan II berada di Balikpapan dan Kogabwilhan III yang tadinya di Biak kemungkinan akan di pindah ke wilayah Waropen juga akan segera dibangun,” ungkapnya.***






