Tanjungpinang

Awal 2026, Pergerakan Penumpang di Bandara RHF Tanjungpinang Turun, Kargo Meningkat 

×

Awal 2026, Pergerakan Penumpang di Bandara RHF Tanjungpinang Turun, Kargo Meningkat 

Sebarkan artikel ini
General Manager PT Angkasa Pura Bandara RHF Tanjungpinang, Muhammad Setiadi Dermawan Wakan

Zonakepri.com – Pergerakan penumpang di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang tercatat mengalami penurunan pada awal tahun 2026. Namun di sisi lain, sektor kargo justru menunjukkan tren peningkatan.

General Manager Angkasa Pura Bandara RHF Tanjungpinang, Muhammad Setiadi Dermawan Wakan, menjelaskan bahwa secara umum terdapat tiga indikator pergerakan di bandara, yakni trafik pesawat, penumpang dan kargo.

“Kalau dibandingkan dengan tahun 2025 untuk periode Januari sampai Maret memang terjadi penurunan. Trafik pesawat turun sekitar 30 persen, sedangkan jumlah penumpang turun sekitar 10 persen,” ujarnya.

Meski demikian, kondisi berbeda terjadi pada sektor kargo yang justru mengalami peningkatan.

“Untuk kargo justru mengalami peningkatan sebesar 11 persen. Jadi cukup menarik, pesawat dan penumpang menurun, namun kargo meningkat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Setiadi menjelaskan bahwa pada periode angkutan Lebaran tahun 2026, pergerakan di Bandara RHF justru mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk angkutan lebaran itu selama 18 hari, mulai dari 13 Maret sampai 30 Maret, jika dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu mengalami peningkatan. Jumlah pesawat naik sekitar 14 persen, penumpang 20 persen, dan kargo meningkat 15 persen,” jelasnya.

Untuk penerbangan domestik antar pulau seperti Dabo, Tambelan, dan Letung, hingga saat ini masih dilayani oleh satu maskapai.

“Pergerakan pesawat domestik antar pulau hanya dilayani oleh maskapai Susi Air dengan jadwal penerbangan dua kali dalam satu minggu. Sejauh ini tidak ada perubahan baik dari jumlah penerbangan maupun jumlah penumpang,” ujarnya.

Sementara itu, pihak bandara bersama pemerintah daerah tengah mengupayakan pengembangan rute penerbangan baru dari Tanjungpinang.

“Kami bersama Pemerintah Kota Tanjungpinang dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sedang berupaya membuka rute penerbangan baru. Saat ini masih dalam tahap kajian rute mana yang memungkinkan untuk dibuka dari Tanjungpinang ke luar daerah,” pungkasnya. (Ki)