
Zonakepri.com-Kenaikan harga santan di Tanjungpinang tidak bisa diturunkan lagi, bahkan makin melonjak memasuki bulan Ramadhan 1446 H atau awal Maret 2025.
Rahim, penjual santan kelapa murni, kelapa parut maupun kelapa utuh di Pasar Baru Tanjungpinang mengatakan harga santan kelapa murni yang sebelumnya Rp32 ribu per kg pada Februari 2025, mulai Jumat 28 Februari 2025 naik menjadi Rp35 ribu per kilo, “sebutnya ditemui Sabtu 1 Maret 2025.
Sebelum stok kelapa di Tanjungpinang maupun Bintan kosong, sebelum Desember 2024 harga santan masih Rp20 ribu per kg.
Meski harga santan kelapa murni naik, namun harga kelapa per biji masih Rp12 ribu. Hanya santan kelapa murni yang harganya terus melonjak.
Mendekati hari Raya Idul Fitri 1446 H, diprediksi harga santan kelapa murni bisa tembus hingga Rp40 ribu per kg.
Menurut Rahim, sejak stok kelapa di Tanjungpinang maupun Kabupaten Bintan kosong maka pedagang mengambil kelapa dari Natuna.
“Sejak Desember 2024 kemarin hingga sekarang mendatangkan kelapa dari Natuna. Infonya dari Jambi, ada penurunan harga kelapa. Namun, santan kelapa dari Jambi encer, “ujarnya.
Sementara itu, harga santan instan pun juga telah mengalami kenaikan di warung maupun swalayan. Untuk santan kelapa murni 65 ml sebelumnya Rp10 ribu untuk tiga biji. Namun sekarang naik menjadi Rp15 ribu an. Sehingga harga per biji untuk ukuran 65 ml Rp5000.
Salah satu emak emak yang tinggal di Jalan Bakar Batu Tanjungpinang Dewi mengaku ditengah harga santan melonjak, untuk memenuhi kebutuhan memasak di dapur maka cukup membeli seperlunya saja. “Nanti menjelang lebaran baru beli santan yang banyak untuk memasak beragam lauk, ” ujarnya. (rul)












