Tanjungpinang

Belum Tuntas Pengerjaan,Seragam Sekolah Dibagikan Simbolis

×

Belum Tuntas Pengerjaan,Seragam Sekolah Dibagikan Simbolis

Sebarkan artikel ini

Tanjungpinang,Zonakepri-Walikota Tanjungpinang Syahrul SPd memastikan seragam sekolah gratis untuk pelajar SD dan SMP di Kota Tanjungpinang dibagikan secara simbolis di Aula SMPN 4 Tanjungpinang, Senin 16 Desember 2019.

Hal ini disampaikan Walikota Tanjungpinang usai menyerahkan bntuan perlengkapan sekolah di SMPN 7 Tanjungpinang, Sabtu 14 Desember 2019.

Menurut Walikota, masih ada kesempatan bagi penjahit untuk menyelesaikan pengerjaan hingga akhir Desember 2019.

Sedangkan jika pengerjaan seragam sekolah tidak selesai tepat waktu, maka akan diproses sesuai dengan mekanismes yang ada. Bahkan sanksi diberikan kepada pemenang lelang jika tidak menuntaskan pekerjaan tepat waktu berupa tidak akan mendapat kesempatan ikut lelang berikutnya. “Dipastikan pada tahun ajaran baru nanti pada Januari 2020, seluruh pelajar SD dan SMP se-Kota Tanjungpinang mengenakan seragam sekolah gratis,”ujarnya.

Disebutkan Syahrul, anggaran untuk seragam sekolah gratis tahun 2020 meningkat dari 2019. Untuk tahun 2019 angaran seragam sekolah gratis sekitar Rp7 miliar sedangkan tahun 2020 naik sekitar Rp8 miliar. Sedangkan pos anggaran untuk pendidikan tahun 2020 mencapai 24 persen dari total APBD Tanjungpinang tahun 2020.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Atmadinata menyebutkan jumlah siswa tingkat SD dan SMP se-Kota Tanjungpinang yang menerima seragam sekolah gratis sebanyak 6.682 pelajar. Untuk mengerjakan seragam sekolah siswa ini, dibagi dua. Pertama dilakukan lelang untuk 2.473 pelajar dan Penunjukan Langsung (PL) dilakukan oleh sekolah sekolah yang di PL kan ke 40 penjahit lokal sebanyak 4.209 pelajar.

Pelaksaan Lelang dimenangkan oleh CV Mawadah dari Makasar Sulawesi Selatan. “Jangka waktu pengerjaan seragam sekolah sekitar dua bulan,”sebutnya saat mendampingi Walikota dalam penyerahan perlengkapan sekolah.

Atmadinata mengatakan, bagi penjahit lokal yang tidak mampu menuntaskan pengerjaan hingga akhir Desember 2019, maka akan mendapat upah sesuai hasil yang dikerjakan.

Seorang penjahit lokal Zulkifli yang mengelola Trendy Tailor mengatakan dirinya mengerjakan seragam sekolah untuk 85 pelajar tingkat SD. “Order jahitan diterima dari pihak sekolah,”sebutnya Sabtu 16 Desember 2019 saat menjahit seragam merah putih di Jalan A Yani Tanjungpinang.(red)