Zonakepri.com-Prakiraan cuaca di wilayah Tanjungpinang-Bintan berdasarkan hasil analisa saat ini yakni adanya aktivitas Siklon Tropis “Ex-Senyar” dan SIklon Tropis”KOTO”.
Akibat aktivitas siklon tersebut mengakibatkan adanya pola belokkan angin (shearline) dan menyebabkan perlambatan massa udara di wilayah Pulau Bintan, dan pertemuan massa udara (Konvergensi) di Pulau Tambelan, sehingga berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.
Prakirawan BMKG di Bandara RHF Tanjungpinang Muhammad Fadris menyebutkan berdasarkan informasi yang dikeluarkan oleh Pusat Meteorologi Publik BMKG pada pukul 11.00 WIB tadi, bahwa Siklon Tropis “Ex-Senyar” tidak lagi aktif dan wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tidak masuk dalam wilayah peringatan dini cuaca ekstrem, namun Siklon Tropis “KOTO” yang masih dalam kondisi aktif berpotensi berdampak terhadap pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan di wilayah Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.
“Secara umum kondisi cuaca esok hari di Kota Tanjungpinang diprakirakan berawan hingga hujan dengan intensitas ringan pada siang dan sore hari. Sementara untuk wilayah Kabupaten Bintan diprakirakan berawan hingga hujan dengan intensitas ringan pada siang, sore, dan malam hari,”sebutnya, Minggu 30 November 2025.
Kondisi cuaca dan tinggi gelombang di wilayah Perairan Bintan untuk esok hari diprakirakan masih didominasi oleh cuaca hujan ringan hingga sedang disertai petir. Sedangkan tinggi gelombang dalam kategori rendah berkisar antara 0.5 – 1.25 meter.
Prospek cuaca di wilayah Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan untuk beberapa hari kedepan masih berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang yang bersifat lokal.
Himbauan kepada masyarakat agar selalu memantau dan update informasi cuaca resmi melalui aplikasi InfoBMKG dan Instagram BMKG Tanjungpinang.
Kemudian agar tetap waspada terhadap pembentukan awan Cumulonimbus (Cb) yang dapat menyebabkan hujan ringan – lebat yang disertai petir dan angin kencang, dan waspada potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Tanjungpinang dan Bintan pada tanggal 04 – 13 Desember 2025 mendatang. (Rul)










