Zonakepri.com-Setelah sekian lama dalam cuaca panas terik sebagai fenomena El Nino hingga berdampak sumur warga mengering, tanaman pun layu dan mati, akhirnya mendung gelap pertanda hujan turun pun sudah terlihat di sejumlah wilayah Tanjungpinang sekitarnya.
Bahkan pada Rabu siang, 26 Agustus 2026 sudah turun hujan ringan bersifat lokal di wilayah Jalan Daeng Kemboja Tanjungpinang.
Prakirawan BMKG Tanjungpinang Robbi A. Anugrah dalam keterangan tertulis kepada media menyebutkan prospek cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan hingga tiga hari ke depan (27 – 29 Agustus 2026) diprakirakan masih didominasi oleh cuaca cerah berawan hingga berawan tebal.
“Terdapat potensi hujan ringan-sedang yang dapat disertai petir/kilat serta angin kencang namun masih bersifat lokal/tidak merata,”terangnya.
Sementara itu kondisi angin permukaan bertiup dari arah Tenggara – Selatan dengan kecepatan 05 – 30 km/jam dengan suhu udara teramati dapat mencapai 33°C.
Secara meteorologis, kondisi tersebut diakibatkan terdapat pola belokan angin (shearline) yang terjadi disekitar wilayah Pulau Bintan, sehingga menyebabkan perlambatan massa udara dan berkontribusi terhadap pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan.
Kondisi suhu muka laut yang masih hangat, berkisar antara 29 – 30°C dengan anomali negatif ke positif sekitar -0,5 – 1,0°C menyebabkan peningkatan uap air ke atmosfer, nilai kelembapan udara yang relatif cukup basah pada atmosfer lapisan permukaan hingga menengah dengan nilai 50 – 80% dan kondisi labilitas atmosfer yang berada pada kategori labil lemah hingga labil sedang ikut berkontribusi terhadap pertumbuhan awan konvektif tersebut.
“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap penyebaran titik panas (hotspot) yang dapat menyebabkan kebakaran hutan/ lahan, serta waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat, terutama saat beraktivitas di luar ruangan maupun di wilayah perairan,”pesannya.
Informasi cuaca terkini dapat diperoleh melalui aplikasi InfoBMKG serta laman resmi BMKG pada https://www.cuaca.bmkg.go.id dan https://iklim.bmkg.go.id, dan juga media sosial resmi BMKG Tanjungpinang di Instagram @stamet.tanjungpinang.bmkg. (rul)









