Zonakepri.com-Dalam beberapa hari terakhir, curah hujan sudah membasahi wilayah Tanjungpinang-Bintan. Meski curah hujan yang terjadi belum merata atau bersifat lokal.
Robbi A. Anugrah, Prakirawan Stasiun Meteorologi RHF Tanjungpinang menyebutkan kondisi cuaca di wilayah Tanjungpinang-Bintan saat ini cenderung berawan dan berpotensi hujan lokal.
“Wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan pada pagi hari cenderung dominan berawan, kemudian siang menjelang sore secara umum berawan dan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang disertai petir/ kilat dengan skala lokal/ tidak merata. Sementara pada akhir malam hari hingga dini hari diprakirakan cerah hingga berawan,”sebutnya Jumat 24 April 2026.
Kondisi tersebut disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah adanya pola pertemuan angin (konvergensi) di sekitar wilayah Sumatera, menyebabkan perlambatan massa udara untuk di wilayah Pulau Bintan, sehingga berpengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.
Suhu muka laut yang hangat dengan anomali suhu permukaan laut yang cenderung positif (0.5 s.d. 1.0) juga turut berkontribusi terhadap peningkatan proses pertumbuhan awan hujan di wilayah Pulau Bintan.
Sementara itu, prakiraan cuaca untuk seminggu kedepan mulai dari tanggal 25 April – 30 April 2026 diprakirakan secara umum berawan, namun masih terdapat potensi hujan ringan – sedang yang berskala lokal/ tidak merata terutama pada siang hari.
Hal ini didukung oleh adanya aktivitas pola pertemuan angin (konvergensi) serta kelembapan udara yang relative basah yang dapat meningkatan pertumbuhan awan hujan. Kemudian, indeks labilitas atmosfer juga menunjukkan nilai dengan kategori sedang (moderate) yang berarti adanya potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) yang dapat menghasilkan hujan petir di sekitar wilayah Pulau Bintan.
Kemudian untuk kondisi cuaca pada perairan Bintan dan Tanjungpinang esok hari, Sabtu 25 April 2026 diprakirakan terjadi hujan ringan disertai petir dengan kondisi ketinggian gelombang dalam kategori rendah berkisar antara 0.5 – 1.25 meter dengan kecepatan arus 1.1 – 1.89 m/detik ke arah Barat.
Sementara itu, kondisi cuaca perairan Bintan dan Tanjungpinang selama sepekan kedepan diprakirakan secara umum berawan dan masih berpotensi terjadi hujan ringan yang dapat disertai petir, dan tinggi gelombang diprakirakan dalam kategori rendah berkisar antara 0.5 sd 1.25 meter serta kecepatan arus berkisar antara 0.9 – 1.86 m/detik ke arah Barat – Barat Daya.
“Masyarakat perlu mewaspadai potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) yang dapat menyebabkan terjadinya cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, banjir, angin kencang, dan tanah longsor,”tambahnya.
Robbi juga menghimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi terupdate perkembangan cuaca dan iklim melalui aplikasi InfoBMKG dan media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau dapat mengakses website https://www.cuaca.bmkg.go.id. (rul)










