Tanjungpinang

Harga Beras, Gula Pasir Naik di Tanjungpinang, Riany : Kenaikan Harga Tidak Signifikan dan Masih Wajar

×

Harga Beras, Gula Pasir Naik di Tanjungpinang, Riany : Kenaikan Harga Tidak Signifikan dan Masih Wajar

Sebarkan artikel ini
Kadisdagin Tanjungpinang Riany (F-Yuki Vegoiesta)

Zonakepri.com-Harga beras premium di Kota Tanjungpinang telah naik sejak awal Januari 2026. Demikian juga gula pasir maupun minyak goreng.

Harga beras premium yang paling murah ditemui Rp15 ribu di salah swalayan yang ada di kawasan Bintan Center Tanjungpinang. Diantaranya merk Gong Gong dan 3T yang memiliki tekstur beras berderai dan keras. Sedangkan beras premium dengan tekstur pulen seperti Gunung Daik yang sebelumnya per kg Rp13 ribu naik menjadi Rp17 ribu, beras pulen lain Harumas saat ini per kg Rp 17 ribu, beras Horas dan Bakti Rp16 ribu per kg.

Untuk beras Merk Gajah Merah Rp 77 per 5 kg, Beras Burung Merak Rp75 ribu per 5 kg, Minang Raya Rp78 ribu per 5 kg, Padang Raya Rp90.500 per 5 kg.

Sedangkan harga minyak goreng juga mengalami kenaikan. Untuk minyak goreng KITA yang memiliki harga termurah Rp16 ribu per liter masih kosong. Stok yang ada diantaranya Fortune 43 per dua liter, merk Siip Rp19 ribu ukuran 900 ml dan Rp 38 ribu ukuran 1,8 liter. Minyak goreng Sunco Rp24 ribu per liter, Bimoli Rp46 ribu ukuran 2 liter. Selain itu, harga gula pasir telah naik sejak beberapa hari lalu dari sebelumnya Rp13.500 menjadi Rp16 ribu per kg.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungpinang Riany, dikonfirmasi terkait kenaikan harga beras, minyak goreng maupun gula pasir saat ini mengatakan memang harga naik tapi tidak signifikan dan masih wajar  karena barang barang didatangkan tidak hanya dari Batam yang mengalami pengetatan aturan melainkan dari Jakarta. “Barang barang didatangkan dari Jakarta, jadi wajar naik. Karena ada cost transportasi,”paparnya, 22 Januari 2026.

Menurutnya, harga beras SPHP masih wajar sekitar Rp13 ribu per kg. Ini masih dibawah HET. Sedangkan harga per kemasan Rp60 ribu ukuran 5 kg dinilai masih dibawah HET. “Kalau harga beras premium naik bahkan hingga mencapai 90 an ribu per kg, ya membeli beras sesuai kemampuan saja. Jangan memaksakan diri membeli beras premium yang mahal,”terangnya.

Sementara itu, Riany menambahkan menjelang bulan Ramadhan 2026 yang jatuh pada Februari mendatang untuk pasokan gas maupun solar di Kota Tanjungpinang lancar dan mencukupi kebutuhan masyarakat.(rul)