
Zonakepri. com-Melonjaknya harga cabai di Kota Tanjungpinang dalam beberapa minggu ini, membuat warga memburu cabai hijau untuk keperluan masak di dapur.
Sejumlah pedagang sayur dan cabai di Pasar Bintan Center Tanjungpinang tidak menjual cabai hijau. Karena stok menipis. Sehingga saat pagi dijual, langsung ludes. Saat siang hari cabai hijau sudah kosong.
“Cabai hijau susah didapat, hanya satu dua tiga pedagang yang masih menjual cabai hijau, ” sebut Harti, penjual di pasar Bintan Center Tanjungpinang, Kamis 31 Januari 2025.
Hal senada disampaikan Siti yang berjualan cabai di emperan ruko di kawasan Pasar Bintan Center. Menurutnya, cabai hijau yang dijual per kg Rp60 ribu, sudah ludes terjual pagi hari tadi.
Siti menyebutkan, harga cabai masih mahal hingga saat ini. Cabai merah Rp86 ribu per kg, cabai rawit hijau Rp100 ribu per kg, cabai nano Rp94 ribu per kg. Sementara bawang merah Jawa Rp38 ribu per kg, bawang merah impor Rp28 ribu per kg.
Harga sayuran di Pasar Bintan Center Tanjungpinang juga masih meroket. Untuk bayam Rp28 ribu per kg, pare Rp25 ribu per kg.
*Ikan Dingkis Kosong*
Ikan dingkis yang menjadi santapan warga Tionghoa saat perayaan tahun baru Imlek di Kota Tanjungpinang setiap tahunnya, namun tahun 2025 ini berbeda. Ikan dingkis tidak ditemui di Pasar Bintan Center Tanjungpinang.
“Ikan dingkis kosong di Pasar Bintan Center, ” sebut Alan pedagang ikan segar di Pasar Bintan Center 31 Januari 2025.
Menurutnya, sejak tanggal 29 Januari 2025 bertepatan dengan tahun baru Imlek 2576 juga tidak ada satupun pedagang ikan di Pasar Bintan Center Tanjungpinang yang menjual ikan dingkis. “Cuaca hujan dan angin utara, nelayan susah untuk mencari ikan, ” ungkap Husen penjual ikan segar.
Sementara itu, sejumlah pedagang ikan dingkis yang tahun sebelumnya sering berjualan di pinggir jalan Pelantar 2 Tanjungpinang juga tidak berjualan pada imlek tahun ini.
Salah satu warga Tionghoa Tanjungpinang, Agus mengaku hingga hari ketiga tahun baru imlek 2576 belum menyantap ikan dingkis yang tahun sebelumnya senantiasa dikonsumsi saat Imlek. “Belum juga konsumsi ikan dingkis,” ujar Agus.
Menurutnya, stok ikan dingkis yang biasanya melimpah saat imlek, tahun ini berbeda. “Stok sangat sedikit, jadi tidak ada yang dijual ke pasaran, ” sebutnya. (rul)












