Tanjungpinang

Hari Ini,  Nasi Kotak Terakhir Bagi 142 Warga Isoman Di Tanjungpinang

×

Hari Ini,  Nasi Kotak Terakhir Bagi 142 Warga Isoman Di Tanjungpinang

Sebarkan artikel ini

Tanjungpinang,Zonakepri-Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Sosial Achmad Nur Fattah menyatakan pemberian nasi kotak bagi warga terpapar Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah dinyatakan berakhir hari ini, Selasa 7 September 2021.

Pada hari terakhir pemberian bantuan nasi kotak yakni hari ke tiga puluh,  jumlah warga isoman di rumah mencapai jumlah 142 orang.

“Mitra Kami para UMKM yang terhormat,Tim kami Dinsos mengucapkan terimakasih tak terhingga atas kerjasamanya selama proses penyediaan permakanan bagi isoman. Dan alhamdulillah hari ini merupakan hari terakhir kegiatan kita. Semoga kerjasama yg terjalin baik dengan Pemko Tanjungpinang dapat terus dilanjutkan, semoga semakin maju dan sukses,”tulisnya melalui grup WA.

Dalam kesempatan itu, Achmad Nur Fattah tidak menyebutkan alasan penghentian pemberian nasi kotak bagi warga isoman.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tanjungpinang Rustam menyebutkan jumlah pasien isolasi mandiri di rumah yang dibantu nasi kotak dari Pemko hari ini sebanyak 142 orang, berkurang 12 orang dari hari sebelumnya dan tersebar di 17 kelurahan.

Daftar penerima nasi kotak terakhir pasien isoman Covid 19 hari ketigapuluh Selasa 7 September 2021 sebanyak 142 pasien dengan rincian Kelurahan Air Raja  8 orang, Batu IX sebanyak 33 orang, Senggarang 4 orang, Kampung Bulang 12 orang, Penyengat 0 orang, Tanjung Unggat 8 orang, Tanjungpinang Kota 1 orang, Sei Jang 8 orang, Dompak 2 orang, Kampung Bugis 1 orang,Kamboja 5 orang, Bukit Cermin 6 orang, Kampung Baru 5 orang , Melayu Kota Piring 13 orang, Tanjung Ayun Sakti 6 orang, Tanjungpinang Barat 13 orang, Tanjungpinang Timur 4 orang,
Pinang Kencana 13 orang.

Capaian vaksinasi untuk kelompok usia 18 tahun ke atas adalah 123.986 orang dari target 154.242 orang  atau 80,38 persen dan untuk kelompok usia 12-17 tahun adalah 19.144 anak dari target 23.788 anak atau 80,47 persen.**