
Zonakepri.com- Peristiwa kebakaran lahan kembali terjadi di Kota Tanjungpinang. Kali ini, kebakaran melanda kawasan Tanjung Siambang, Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, pada Selasa (7/10/2025) malam.
Kebakaran tersebut menghanguskan lahan sekitar 2 hektare dan sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar.
Laporan pertama diterima oleh petugas piket Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang pada pukul 19.30 WIB. Tak menunggu lama, Regu II Mako Suka Berenang langsung dikerahkan ke lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 19.45 WIB.
Proses pemadaman berlangsung cukup intens, mengingat kondisi lahan yang kering dan hembusan angin yang mempercepat merambatnya api ke area sekitar.
Dalam operasi tersebut, petugas mengerahkan armada BP 8043 T serta satu unit lori tangki milik BPBD. Selama lebih dari satu jam, petugas berupaya memadamkan api dan melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.
Proses penanganan berakhir pada pukul 21.15 WIB dengan situasi di lokasi telah dinyatakan terkendali.
Kasi Pencegahan DPKP Kota Tanjungpinang, Dery Ambari, menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi yang dilaporkan.
Namun, kebakaran tersebut sempat mengancam keselamatan dan kenyamanan warga yang tinggal di sekitar lokasi.
“Begitu laporan kami terima, regu piket langsung bergerak cepat ke lokasi. Pemadaman dilakukan secara menyeluruh hingga kondisi benar-benar aman. Setelah api berhasil dipadamkan, anggota melakukan pengecekan kembali untuk memastikan tidak ada titik api yang dapat menyala ulang,” jelas Dery saat dikonfirmasi, Rabu (8/10/2025).
Dari hasil peninjauan awal, luas lahan yang terbakar diperkirakan 2 hektare. Dugaan sementara, penyebab kebakaran berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkendali hingga merembet ke lahan kosong.
Meskipun demikian, penyelidikan lebih lanjut dilakukan untuk memastikan sumber api secara pasti.
Setelah situasi dinyatakan aman, petugas kembali ke markas dan bersiaga seperti biasa. Dery mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran terbuka, terutama pada musim kemarau dan kondisi lahan kering.
“Pembakaran sampah yang dilakukan sembarangan bisa berakibat fatal. Kami minta masyarakat lebih waspada dan segera melapor jika melihat adanya potensi kebakaran,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu pemilik lahan yang turut terbakar Cholderia Sitinjak mengatakan lahan miliknya yang terbakar sekitar 2 ha, dikawasan Batu Putih Teluk Siput Kelurahan Tanjung Siambang. Pepohonan ludes terbakar.
Menurutnya, Selasa malam (7/10) sekitar pukul 19.00Wib, ketua RT 2 RW 1 Kelurahan Tanjung Siambang Juliadi yang akrab dipanggil Jeki menghubungi Cholderia, mangatakan lahannya terbakar.
Menerima informasi tersebut, Cholderia mengaku terkejut dan mendatangi lokasi kebakaran.
Menurutnya, lahan miliknya sekitar 2 Ha yang telah ditanam Cemara, Kelapa, durian ludes terbakar. Lebih lanjut Cholderia menuturkan, kebakaran terjadi diduga perbuatan orang tidak bertanggung jawab. “Tempat ini biasanya dikunjungi pasangan yang berpacaran, diduga pelaku membuang puntung rokok sembarangan. Padahal banyak rumput kering yang mudah terbakar.
Cholderia menghimbau pengunjung agar jangan membuang puntung rokok sembarangan. “Mohon hati hati bagi Pengunjung untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan,”pesannya. (Ki)






